Home
>
News
>
Publication
Selasa, 12 Mei 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak naik ke area 1,3694 setelah sehari sebelumnya bergerak relatif datar. Penguatan pasangan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan terhadap dolar AS seiring memburuknya kondisi geopolitik global. Investor cenderung mengalihkan aset ke instrumen safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat memanasnya hubungan diplomatik di kawasan Timur Tengah.
Selasa, 12 Mei 2026 – Harga emas naik tipis ke level US$4.740 per troy ons didorong meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Iran terkait upaya perdamaian di Timur Tengah.
Selasa, 12 Mei 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didukung oleh sentimen dari ketidakpastian akan kelanjutan penyelesaian konflik AS - Iran, memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan yang terus berlarut. Meski demikian, keputusan AS merilis cadangan minyak darurat dan sanksi terbaru AS jelang pertemuan Trump - Xi membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Selasa, 12 Mei 2026 – Pada perdagangan hari ini, pasar sawit diperkirakan masih akan bergerak dalam kondisi stabil cenderung menguat terbatas. Meski demikian, pasar global tetap perlu memperhatikan beberapa indikator antara lain pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, kondisi cuaca di negara produsen, dan dinamika permintaan dari India serta Tiongkok.
Senin, 11 Mei 2026 – Harga emas dibuka ke level US$4.687 per troy ons tertekan penguatan dolar AS dan kembali meningkatnya kekhawatiran inflasi global akibat mandeknya negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Senin, 11 Mei 2026 - Pada pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish dipicu oleh sentimen dari isyarat meningkatnya kembali ketegangan di jalur Selat Hormuz pasca penolakan Trump terhadap tanggapan Iran. Selain itu, proyeksi terbaru dari Morgan Stanley, dan kenaikan harga OSP Irak turut mendukung harga.
USDJPY Senin, 11 Mei 2026 - Pasangan mata uang ini kembali menguat ke area 157,03 setelah sebelumnya sempat terkoreksi ke kisaran 156,68. Penguatan pasangan ini dipicu meningkatnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah setelah AS dan Iran kembali saling menolak proposal perdamaian terkait penghentian perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Jumat, 08 Mei 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau melaju bearish dipicu oleh sentimen dari isyarat AS dan Iran untuk tidak meningkatkan konfrontasi pasca aksi saling tembak hari Kamis. Meski demikian, proyeksi pemangkasan output Iran lebih lanjut, sanksi AS terhadap Irak, dan situasi di Lebanon berpotensi mendorong minyak kembali menguat.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788