Kamis, 21 Mei 2026 - Pasangan mata uang USDCAD bergerak menguat terbatas ke area 1,3753 dan melanjutkan kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Penguatan ini dipengaruhi melemahnya dolar Kanada seiring harga minyak mentah WTI yang masih tertahan setelah sebelumnya anjlok hampir 5%. Sebagai mata uang yang memiliki korelasi kuat terhadap komoditas, pelemahan harga minyak memberikan tekanan terhadap pergerakan dolar Kanada terhadap dolar AS.
Kamis, 21 Mei 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.554 per troy ons, setelah tekanan dari imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai mereda.
Kamis, 21 Mei 2026 – Pada perdagangan hari ini, pasar sawit diperkirakan masih akan bergerak relatif stabil dengan peluang penguatan terbatas apabila harga minyak nabati global kembali menguat, permintaan ekspor meningkat, dan nilai tukar rupiah tetap terkendali. Sementara itu, apabila tekanan pasar global masih berlangsung, maka koreksi yang terjadi diperkirakan hanya bersifat teknikal dan sementara.
Rabu, 20 Mei 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.484 per troy ons, tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang kembali mendekati level tertinggi dalam lebih dari satu tahun terakhir.
Rabu, 20 Mei 2026 – Pada perdagangan hari ini, pasar sawit diperkirakan masih bergerak dalam tren stabil hingga cenderung positif. Harga CPO diproyeksikan tetap bertahan kuat selama permintaan ekspor dan program bioenergi domestik terus meningkat. Sementara harga TBS diperkirakan bergerak stabil dengan peluang penguatan terbatas di beberapa wilayah sentra sawit nasional.
Selasa, 19 Mei 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.570 per troy ons di tengah kombinasi sentimen inflasi AS yang meningkat dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Selasa, 19 Mei 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didukung oleh sentimen dari peringatan IEA terkait kondisi persediaan minyak global, dan isyarat eskalasi ketegangan lebih lanjut di wilayah Timur Tengah. Meski demikian, keputusan Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran membuat lonjakan harga teredam.
Selasa, 19 Mei 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke area 0.7147 setelah gagal mempertahankan penguatan terbatas yang terjadi sebelumnya. Tekanan terhadap dolar Australia muncul seiring kembali menguatnya dolar AS akibat meningkatnya permintaan safe haven. Kondisi tersebut membuat AUDUSD kembali turun dari area tertinggi dan bergerak di sekitar 0.7100.