Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat lonjakan transaksi kontrak berjangka komoditas minyak mentah sejak krisis politik terjadi di Timur Tengah.
Perdagangan Pasar Fisik Emas Secara Digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) semakin diminati masyarakat.
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) merilis data perdagangan di Kuartal I tahun 2026 meliputi transaksi Multilateral dan Sistem Perdagangan Alternatif
Bank Indonesia secara resmi memberikan penetapan izin usaha kepada Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (IDCX) dan Indonesia Clearing House. Melalui surat yang dikeluarkan Bank Indonesia nomor 28/81/DPPK/Srt/B tertanggal 26 Januari 2026, Bank Indonesia memberikan penetapan izin usaha kepada Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebagai penyelenggara Bursa Derivatif Pasar Uang dan Valuta Asing (PUVA).
Ditengah issue negatif investasi emas di China, otoritas perdagangan pasar fisik emas secara digital di Indonesia yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebagai bursa penyelenggara perdagangan memastikan bahwa pasar fisik emas secara digital di Indonesia dipastikan aman.
Kontrak berjangka komoditas emas tercatat mendominasi transaksi multilateral di Bursa Berjangka tahun 2025. Hal ini terlihat dari volume transaksi multilateral di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI)
Jakarta: Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) merilis data perdagangan pada hari pertama tahun 2026