Home
>
News
>
Publication
>
Selat Hormuz Masih Terganggu, Emas Bergerak Volatil
Selat Hormuz Masih Terganggu, Emas Bergerak Volatil
Tuesday, 12 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1783

-0.22%

GBPUSD

1.3608

-0.21%

AUDUSD

0.7248

-0.36%

NZDUSD

0.5963

-0.27%

USDJPY

157.13

0.29%

USDCHF

0.7778

0.23%

USDCAD

1.3677

0.12%

GOLDUD

4740.56

0.70%

USD/IDR

17,410

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian diplomasi AS–Iran dan risiko inflasi energi
  2. Antisipasi data inflasi AS dan arah suku bunga The Fed 

Selasa, 12 Mei 2026 – Harga emas naik tipis ke level US$4.740 per troy ons didorong meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Iran terkait upaya perdamaian di Timur Tengah. Penolakan tersebut kembali memicu kekhawatiran bahwa konflik yang telah berlangsung selama 10 pekan akan berkepanjangan dan terus mengganggu aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Ketidakpastian tersebut mendorong harga minyak Brent dan meningkatkan risiko tekanan inflasi global akibat gangguan pasokan energi.

Di sisi lain, penguatan harga emas masih terbatas karena pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve tahun ini. Sejumlah pelaku pasar bahkan mulai memperkirakan tidak ada penurunan suku bunga sepanjang 2026 seiring tingginya risiko inflasi energi dan solidnya data ketenagakerjaan AS pekan lalu. Penguatan dolar AS sebagai aset safe haven juga turut membatasi kenaikan emas karena menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. 

Pelaku pasar kini menantikan rilis data inflasi AS, yakni Consumer Price Index (CPI) April pada Selasa dan Producer Price Index (PPI) pada Rabu yang akan menjadi petunjuk penting arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada kunjungan Presiden Trump ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping guna membahas isu Iran, Taiwan, kecerdasan buatan, hingga keamanan global. Sentimen geopolitik dan data ekonomi AS diperkirakan masih akan menjaga volatilitas harga emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.673 hingga $4.610, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.773 hingga $4.810. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.510, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.910.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:15pm

USD

FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

5:00pm

USD

NFIB Small Business Index

-

96.1

95.8

7:15pm

USD

ADP Weekly Employment Change

-

-

39.3K

7:30pm

USD

Core CPI m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

CPI m/m

-

0.6%

0.9%

7:30pm

USD

CPI y/y

-

3.7%

3.3%

Tentative

USD

Fed Chair Nomination Vote

-

Pass

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788