Home
>
News
>
Publication
>
Sawit Nusantara Tetap Kokoh: Harga CPO dan TBS Bergerak Stabil, Harapan Baru Petani Menguat
Sawit Nusantara Tetap Kokoh: Harga CPO dan TBS Bergerak Stabil, Harapan Baru Petani Menguat
Tuesday, 12 May 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - Industri kelapa sawit Indonesia kembali menunjukkan ketahanan yang kuat memasuki pertengahan Mei 2026. Pergerakan harga Crude Palm Oil (CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) pada 11 Mei 2026 masih berada dalam tren yang relatif positif dan memberikan ruang optimisme bagi petani, pelaku usaha, hingga industri hilir sawit nasional.

Sejumlah wilayah sentra sawit nasional mencatat harga TBS yang tetap kompetitif. Bahkan, beberapa provinsi berhasil mempertahankan harga di atas level psikologis Rp3.500 hingga Rp4.000 per kilogram untuk usia tanaman produktif. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa fundamental industri sawit Indonesia masih kuat di tengah dinamika pasar global.

Di Provinsi Sumatera Barat, harga TBS sawit usia 10–20 tahun tercatat mencapai Rp4.003,75/kg. Meski mengalami koreksi tipis dibanding akhir April, Sumatera Barat masih menjadi salah satu daerah dengan harga TBS tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, Kalimantan Barat mencatat harga TBS sebesar Rp3.683,89/kg untuk usia tanaman produktif 10–20 tahun. Harga ini naik dibanding periode sebelumnya dan menunjukkan kestabilan pasar sawit di wilayah Kalimantan.

Di Bulungan, Kalimantan Utara, harga TBS sawit mitra juga bergerak positif dengan angka mencapai Rp3.473,22/kg. Kenaikan ini memberikan ruang pendapatan yang lebih baik bagi petani plasma dan pekebun lokal.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi CPO Mei 2026 sebesar USD1.049,58 per metrik ton. Angka ini naik sekitar 6,06 persen dibandingkan April 2026 yang berada di level USD989,63 per MT.

Kenaikan harga referensi tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga stabilitas harga TBS di tingkat petani. Selain itu, meningkatnya kebutuhan biodiesel nasional dan permintaan ekspor dari beberapa negara tujuan juga turut menopang harga sawit global.

Beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga sawit pada Mei 2026 antara lain:

  • Permintaan biodiesel domestik yang terus meningkat.
  • Harga minyak nabati dunia yang masih kompetitif.
  • Program hilirisasi sawit nasional yang semakin diperkuat pemerintah.
  • Stabilitas ekspor CPO Indonesia.
  • Kebutuhan energi berbasis sawit yang meningkat secara global.

Pemerintah juga resmi menaikkan Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel menjadi Rp14.917 per liter mulai Mei 2026. Kebijakan ini dinilai memberi dukungan positif terhadap penyerapan CPO dalam negeri.

Selain itu, wacana implementasi program B50 yang akan memperbesar penggunaan sawit sebagai energi nasional juga mulai menjadi perhatian pasar dan pelaku industri.

Untuk perdagangan dan penetapan harga 12 Mei 2026, pasar diperkirakan masih bergerak dalam kondisi stabil cenderung menguat terbatas. Pelaku industri melihat masih adanya ruang penguatan harga TBS apabila permintaan biodiesel dan ekspor tetap terjaga.

Namun demikian, pasar global tetap akan memperhatikan:

  • Pergerakan harga minyak dunia,
  • Nilai tukar rupiah,
  • Kondisi cuaca di negara produsen,
  • Dan dinamika permintaan dari India serta Tiongkok.

Secara umum, sentimen sawit nasional masih tergolong positif. Banyak pelaku usaha optimistis bahwa semester pertama 2026 masih menjadi momentum baik bagi industri sawit Indonesia.

Kelapa sawit bukan hanya komoditas ekspor, tetapi juga menjadi penopang ekonomi jutaan masyarakat Indonesia. Dari petani kecil hingga industri hilir, sawit terus memberikan kontribusi terhadap devisa negara, penciptaan lapangan kerja, dan ketahanan energi nasional.

Dengan sinergi antara pemerintah, petani, asosiasi, dan industri, sektor sawit Indonesia dipandang masih memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan bernilai tambah tinggi di masa depan.


Penulis: Yohanes Ferdinan Silaen

 

Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788