Home
>
News
>
Publication
>
Kebuntuan Perdamaian AS-Iran Picu Volatilitas Emas Global
Kebuntuan Perdamaian AS-Iran Picu Volatilitas Emas Global
Monday, 11 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1752

0.10%

GBPUSD

1.3558

0.24%

AUDUSD

0.7223

0.07%

NZDUSD

0.5938

0.17%

USDJPY

156.61

0.27%

USDCHF

0.7781

0.05%

USDCAD

1.3686

0.01%

GOLDUD

4687.43

0.15%

USD/IDR

17,340

0.27%

Fokus Emas:

  1. Kebuntuan negosiasi AS–Iran dan lonjakan harga minyak
  2. Penguatan dolar AS dan antisipasi data inflasi AS (CPI) 

Senin, 11 Mei 2026 – Harga emas dibuka ke level US$4.687 per troy ons tertekan penguatan dolar AS dan kembali meningkatnya kekhawatiran inflasi global akibat mandeknya negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Presiden AS Donald Trump menolak respons terbaru Iran atas proposal perdamaian Washington, sehingga meredam optimisme pasar terhadap potensi pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Kondisi tersebut mendorong harga minyak mentah Brent melonjak. Kenaikan harga energi dinilai berpotensi mempertahankan tekanan inflasi global dan memperbesar peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama.

Di sisi lain, penguatan dolar AS turut menjadi sentimen negatif bagi emas setelah data tenaga kerja AS pekan lalu menunjukkan hasil lebih kuat dari ekspektasi pasar. Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain sehingga mengurangi daya tarik emas. Meski emas masih dipandang sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya risiko geopolitik, ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang tetap hawkish membatasi ruang penguatan emas. Laporan stabilitas keuangan The Fed juga menyoroti perang Iran dan gejolak harga minyak sebagai salah satu risiko utama terhadap stabilitas ekonomi global saat ini.

Pelaku pasar kini mengalihkan fokus pada rilis data inflasi AS atau Consumer Price Index (CPI) April 2026 yang dijadwalkan pekan ini guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Selain itu, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik lain, termasuk ancaman Rusia terhadap Ukraina dan NATO yang berpotensi meningkatkan permintaan aset safe haven. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.682 hingga $4.648, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.749 hingga $4.782. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.581, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.849.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

Tentative

USD

Cleveland Fed Inflation Expectations

-

-

3.10%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788