Tuesday, 23 September 2025
Publication
Selasa, 23 September 2025 – Euro dibuka di 1.1791 dengan penguatan 0.25%. EURUSD berhasil mencatatkan penguatan signifikan pada awal pekan ini setelah tiga hari berturut-turut bergerak melemah. Katalis utama datang dari pelemahan Dolar AS yang tertekan oleh ekspektasi pasar atas arah kebijakan moneter Federal Reserve. Sejumlah pejabat Fed memberikan pernyataan yang beragam, namun mayoritas cenderung membuka peluang untuk pelonggaran tambahan. Raphael Bostic dan Beth Hammack masih menekankan adanya risiko inflasi yang belum benar-benar terkendali, sehingga mereka berhati-hati dalam mendukung pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Sementara itu, Alberto Musalem melihat pemangkasan terakhir sebesar 25 basis poin sebagai langkah preventif untuk menjaga pasar tenaga kerja, dan ia menyatakan siap mendukung pemotongan tambahan jika kondisi ketenagakerjaan semakin melemah. Lebih dovish lagi, Gubernur Fed Stephen Miran menegaskan bahwa tingkat netral Fed Fund Rate berada di sekitar 2%, yang berarti kebijakan saat ini tergolong sangat restriktif sehingga ada ruang untuk pelonggaran lebih lanjut. Perbedaan pandangan ini memicu ketidakpastian arah kebijakan, tetapi pasar justru lebih merespons sisi dovish, terlihat dari penurunan indeks DXY hingga ke kisaran 97,3, mendorong apresiasi Euro secara teknikal maupun fundamental.