Home
>
News
>
Publication
>
The Fed Turunkan Suku Bunga 25 bps, Emas Justru Tergelincir
The Fed Turunkan Suku Bunga 25 bps, Emas Justru Tergelincir
Friday, 19 September 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1790

-0.14%

GBPUSD

1.3556

-0.15%

AUDUSD

0.6619

-0.30%

NZDUSD

0.5965

-0.91%

USDJPY

147.86

0.17%

USDCHF

0.7902

0.40%

USDCAD

1.3790

0.10%

GOLDUD

3642.92

-0.29%

USD/IDR

16493

0.00%

Fokus Emas:

  1. Sikap kebijakan The Fed diikuti penguatan dolar 
  2. Ketidakpastian geopolitik & aliran fisik emas global

Jumat, 19 September 2025 – Harga emas melemah ke level $3.642 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring penguatan dolar AS pasca-keputusan pemangkasan suku bunga Federal Reserve. 

Meskipun The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,00–4,25%, pernyataan Ketua Jerome Powell dinilai kurang dovish dari ekspektasi pasar. Powell menekankan bahwa arah kebijakan selanjutnya akan ditentukan secara “pertemuan demi pertemuan” dengan mempertimbangkan risiko inflasi yang dipicu tarif. Kondisi ini mendorong indeks dolar (DXY) menguat 0,49% ke 97,35 sehingga menekan emas yang berdenominasi USD. Selain itu, aksi profit taking setelah reli ke rekor pekan lalu turut memperdalam koreksi harga.

Pasar kini memperkirakan masih ada setidaknya satu kali pemangkasan tambahan hingga akhir 2025, namun ketidakpastian politik memperkeruh arah kebijakan. Gugatan Presiden Donald Trump untuk mencopot Gubernur Lisa Cook serta sikap hawkish sebagian anggota FOMC seperti Stephen Miran menimbulkan kekhawatiran akan independensi bank sentral. Meski The Fed menyebut pemangkasan ini sebagai langkah manajemen risiko akibat melemahnya pasar tenaga kerja, panduan kebijakan yang kurang agresif memberi dukungan bagi penguatan dolar yang turut menekan emas.

Di sisi lain, tensi geopolitik berpotensi menjaga permintaan safe haven. Media Israel melaporkan persiapan serangan darat besar-besaran ke Gaza, meningkatkan risiko eskalasi di Timur Tengah. Sentimen ini diperkuat oleh data aliran fisik, dengan ekspor emas Swiss ke China yang melonjak 254% pada Agustus dibandingkan Juli. Selain itu, tren diversifikasi cadangan devisa oleh bank sentral BRIC khususnya Tiongkok dipandang sebagai faktor jangka panjang yang menopang emas.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.623 hingga $3.602, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.669 hingga $3.694. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.556, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.740.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:00am

USD

TIC Long-Term Purchases

49.2B

97.2B

151.0B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788