Home
>
News
>
Publication
Senin, 03 November 2025 - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat di kisaran $61 per barel pada awal perdagangan Asia hari Senin, menandai rebound signifikan setelah periode pelemahan selama beberapa pekan. Penguatan ini terutama didorong oleh keputusan strategis Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) yang memutuskan untuk menunda kenaikan produksi pada kuartal pertama tahun 2026. Sebelumnya, OPEC+ mengumumkan kenaikan moderat sebesar 137.000 barel per hari untuk Desember 2025, melanjutkan pola peningkatan kecil sejak Oktober dan November. Langkah tersebut mencerminkan upaya kelompok produsen ini dalam menyeimbangkan pasar di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan global yang telah membayangi harga minyak selama tiga bulan terakhir.
Senin, 03 November 2025 – Poundsterling dibuka di 1.3141 dan turun -0.14%. Nilai tukar GBPUSD memulai pekan ini dalam tekanan yang kuat, bergerak di bawah kisaran pertengahan 1.3100 dan bertahan dekat level terendah sejak pertengahan April. Pelemahan ini mencerminkan kombinasi faktor eksternal dan domestik yang sama-sama menekan Poundsterling. Dari sisi eksternal, penguatan Dolar Amerika menjadi faktor utama yang menjaga tren pelemahan bagi pasangan mata uang ini. Sikap hawkish Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang menegaskan bahwa bank sentral tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga lagi pada Desember menjadi pemicu utama penguatan Dolar. Pernyataan tersebut memunculkan persepsi bahwa The Fed masih memprioritaskan stabilitas inflasi dibandingkan mendukung pertumbuhan, meskipun risiko perlambatan ekonomi mulai meningkat. Dengan imbal hasil obligasi Amerika yang tetap tinggi dan likuiditas dolar yang ketat, investor global cenderung mempertahankan aset dalam denominasi dolar sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian global. Kondisi ini membuat Poundsterling kehilangan daya saing karena tidak memiliki dukungan fundamental yang cukup kuat.
Articles
Permintaan biodiesel yang meningkat juga akan dapat menaikkan kesejahteraan petani (harga TBS lebih baik) dan mendorong investasi hilirisasi (kilang biodiesel, industri turunan). Namun perlu proteksi dan insentif untuk petani kecil dalam fase transisi.
Jumat, 31 Oktober 2025 - Harga CPO diperkirakan bergerak sideways hingga sedikit menguat. Sentimen positif datang dari penyerapan biodiesel domestik dan potensi penurunan stok regional. Namun, risiko koreksi masih terbuka jika minyak nabati lain melemah tajam atau jika muncul kebijakan baru yang belum diantisipasi pasar.
Jumat, 31 Oktober 2025 – Euro dibuka di 1.1577 dan melemah -0.13%. Euro tertekan terhadap dolar AS setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 2% pada pertemuan Oktober 2025. Keputusan ini menandai tiga kali pertemuan berturut-turut di mana ECB tidak melakukan perubahan kebijakan, menegaskan sikap hati-hati bank sentral terhadap ketidakpastian ekonomi global. Presiden ECB Christine Lagarde menyebut kebijakan moneter saat ini “berada di posisi yang baik” karena inflasi sudah mendekati target 2% dan perekonomian masih menunjukkan ketahanan di tengah pelemahan global. Namun, proyeksi inflasi yang diperkirakan masih akan sedikit berada di bawah target pada 2026–2028 memberi sinyal bahwa tekanan deflasi belum sepenuhnya hilang, dan ruang pelonggaran lanjutan tetap terbuka.
Jumat, 31 Oktober 2025 – Harga emas naik ke level $4.021 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah pasar merespons kombinasi antara pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan ketidakpastian terkait kesepakatan dagang AS–Tiongkok.
Jumat, 31 Oktober 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish pasca dirilisnya data ekonomi terbaru China yang lesu. Meski demikian, isyarat meredanya konflik dagang antara AS - China, dan sinyal eskalasi situasi di Ukraina membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Bulletin
Thursday, 30 October 2025
Publication
Bulletin ini menghadirkan analisis mendalam mengenai peran strategis emas dalam ekonomi nasional baik sebagai instrumen investasi maupun komponen cadangan devisa, potensi ekonomi olein sebagai produk turunan sawit bernilai tinggi, serta penerapan prinsip syariah dalam perdagangan komoditas dari perspektif fiqh muamalah. Bullatin ini juga mengulas timah Indonesia yang menjadi komoditas strategis dengan permintaan global tinggi, serta ekosistem emas digital yang mencakup aspek penyimpanan hingga perdagangan, memberikan panduan komprehensif bagi investor dalam memahami dinamika pasar komoditas terkini.​
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788