Jumat, 07 November 2025– Poundsterling dibuka di 1.3117, naik 0.18%. GBPUSD menguat pada Kamis seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) semakin dekat pada sikap longgar setelah pemungutan suara yang jauh lebih ketat dari perkiraan.
Jumat, 07 November 2025 – Harga emas naik ke level $3.979 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didorong oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian politik dan fiskal Amerika Serikat.
Kamis, 06 November 2025 - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus melemah dan kini diperdagangkan di sekitar USD 59,73 per barel, menandai penurunan harian ketiga berturut-turut. Tekanan terhadap harga minyak semakin kuat setelah data terbaru dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan lonjakan stok minyak mentah AS sebesar 5,2 juta barel, jauh di atas ekspektasi pasar. Kenaikan persediaan ini menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan global, apalagi ketika produksi minyak AS masih bertahan di level rekor 13,65 juta barel per hari.
Kamis, 06 November 2025 – Poundsterling dibuka di 1.3049, naik 0.12%. Pound Inggris menguat di kisaran 1.3050 pada perdagangan Rabu, mencatatkan rebound setelah tekanan beruntun selama dua pekan terakhir. Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko menjelang keputusan suku bunga Bank of England (BoE) pada Kamis. Komentar Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, yang menegaskan komitmen pemerintah menjaga disiplin fiskal meski menghadapi tantangan ekonomi, turut memberi dukungan terhadap sterling. Sentimen positif juga muncul karena pelaku pasar menilai langkah kebijakan fiskal Inggris yang hati-hati dapat memperkuat stabilitas ekonomi dan menopang kepercayaan terhadap mata uang domestik.
Kamis, 06 November 2025 – Harga emas turun ke level $3.968 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap aset aman di tengah pasar saham AS yang terkoreksi dari rekor tertingginya.
Kamis, 6 November 2025 - Harga CPO diperkirakan bergerak stabil hingga sedikit menguat, mengikuti ekspektasi permintaan biodiesel dan sentimen bursa. Dalam jangka pendek ini, kenaikan HR CPO menjadi dasar psikologis yang menenangkan pelaku pasar.
Rabu, 05 November 2025 - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah hingga mendekati level $60 per barel pada perdagangan Asia hari Rabu, melanjutkan penurunan untuk hari ketiga berturut-turut. Tekanan terhadap harga minyak muncul setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan lonjakan tajam stok minyak mentah AS sebesar 6,5 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Oktober—berbanding terbalik dengan penurunan 4 juta barel pada minggu sebelumnya. Kenaikan signifikan ini memperkuat kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan (oversupply) di tengah permintaan global yang masih lesu.
Rabu, 05 November 2025 – Kiwi dibuka di 0.5643 dan turun -0.23%. Dolar Selandia Baru melemah terhadap dolar Amerika Serikat setelah data ketenagakerjaan menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang semakin rapuh. Statistik resmi memperlihatkan tingkat pengangguran naik ke 5,3 persen pada kuartal ketiga, menjadi yang tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. Pertumbuhan lapangan kerja yang stagnan serta turunnya tingkat partisipasi tenaga kerja menandakan bahwa momentum pemulihan ekonomi Selandia Baru mulai kehilangan daya dorong. Tekanan ini diperparah oleh kebijakan moneter longgar yang dijalankan Bank Sentral Selandia Baru sejak tahun lalu, dengan total pemangkasan suku bunga sebesar tiga ratus basis poin hingga berada di 2,5 persen. Pelaku pasar kini memperkirakan adanya satu kali lagi pemangkasan suku bunga pada pertemuan akhir tahun, menandakan arah kebijakan yang masih cenderung akomodatif di tengah perlambatan ekonomi domestik.