Home
>
News
>
Publication
>
Emas Naik Tipis Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Ketidakpastian Dagang AS–China
Emas Naik Tipis Didukung Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Ketidakpastian Dagang AS–China
Friday, 31 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1577

-0.13%

GBPUSD

1.3148

-0.07%

AUDUSD

0.6554

-0.09%

NZDUSD

0.5741

-0.16%

USDJPY

153.79

0.24%

USDCHF

0.8013

0.07%

USDCAD

1.3978

0.06%

GOLDUD

4021.47

0.62%

USD/IDR

16635

0.00%

Fokus Emas:

  1. Pemangkasan suku bunga The Fed dan ketidakpastian dagang AS–Tiongkok
  2. Pasar menanti data inflasi dan tenaga kerja AS 

Jumat, 31 Oktober 2025 – Harga emas naik ke level $4.021 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah pasar merespons kombinasi antara pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan ketidakpastian terkait kesepakatan dagang AS–Tiongkok. 

Dalam rapat kebijakan terbarunya, The Fed menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke level 3,75%–4,00%, sesuai dengan perkiraan pasar. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa langkah ini mungkin menjadi pemangkasan terakhir tahun ini, mengingat ancaman government shutdown dapat mengganggu ketersediaan data ekonomi penting. Kondisi suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung permintaan terhadap emas yang tidak memberikan imbal hasil terutama di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi geopolitik, harga emas juga mendapatkan dukungan dari perkembangan negosiasi dagang antara AS dan Tiongkok. Presiden Donald Trump pada Kamis (30/10) mengumumkan pemangkasan tarif impor China dari 57% menjadi 47%, sebagai bagian dari kesepakatan baru dengan Beijing. Sebagai imbalannya, Tiongkok sepakat melanjutkan pembelian kedelai dan ekspor logam tanah jarang, serta memperketat pengawasan terhadap perdagangan fentanil ilegal. Meski demikian, pelaku pasar menilai kesepakatan ini belum memberikan kepastian jangka panjang, karena berpotensi hanya bersifat sementara. Kekhawatiran tersebut tercermin dari pelemahan di bursa saham global, dengan investor beralih ke aset lindung nilai seperti emas.

Ke depan, fokus investor akan tertuju pada data inflasi PCE inti AS yang akan dirilis malam ini, serta laporan tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) pekan depan, yang dapat memengaruhi ekspektasi arah kebijakan moneter The Fed di sisa tahun 2025. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.950 hingga $3.877, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.062 hingga $4.101. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.765, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.213.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:20am

USD

FOMC Member Logan Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

FOMC Member Logan Speaks

-

-

-

8:45pm

USD

Chicago PMI

-

42.3

40.6

11:00pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

11:00pm

USD

FOMC Member Hammack Speaks

-

-

-

8:55pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

71B

87B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788