Kamis, 15 Mei 2025 – Harga emas turun ke level $3.181 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, tertekan oleh kombinasi sentimen risk-on global dan prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik.
Rabu, 14 Mei 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1184. Kenaikan pada kinerja mata uang Euro didukung oleh tekanan yang terjadi terhadap Dolar AS (USD) berimbas dari data inflasi AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Data Consumer Price Index (CPI) bulan April mencatat inflasi tahunan hanya naik 2,3%, turun dari 2,4% di bulan sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar. Core CPI tetap di 2,8% secara tahunan, sesuai perkiraan. Pelemahan data inflasi ini memicu spekulasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan memangkas suku bunga pada paruh kedua tahun ini, dengan peluang penurunan 25 bps di bulan September yang semakin menguat.
Rabu, 14 Mei 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish setelah reli bullish sejak awal pekan. Tekanan terhadap harga datang dari sinyal lesunya permintaan minyak di AS dan pembatalan kegiatan pemeliharaan di unit kilang Dangote Nigeria. Meski demikian, isyarat meredanya perang tarif serta sanksi terbaru AS terhadap Iran berpotensi mendorong harga kembali menguat.
Rabu, 14 Mei 2025 – Harga emas turun ke level $3.252 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, memperpanjang tekanan dari sesi sebelumnya seiring meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kesepakatan kedua negara untuk menurunkan tarif secara timbal balik selama periode 90 hari mendorong minat risiko pasar, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
Jumat, 09 Mei 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkonsolidasi dipicu oleh melambatnya pertumbuhan ekspor China dan jelang berlangsungnya pertemuan antara AS dengan China untuk membahas terkait tarif dagang. Meski demikian, masih ada potensi koreksi bullish didukung oleh data terbaru survey output OPEC, dan eskalasi konflik antara Pakistan dan India.
Jumat, 09 Mei 2025 – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3225. Turunnya kinerja mata uang Poundsterling tertekan oleh penguatan yang terjadi pada mata uang USD. Dolar AS menunjukkan ketahanan yang solid di tengah sentimen pasar yang fluktuatif. Data ketenagakerjaan terbaru dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa klaim awal tunjangan pengangguran turun menjadi 228.000, lebih baik dari perkiraan dan level sebelumnya. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat untuk mendukung kebijakan suku bunga tinggi. Meskipun The Fed mempertahankan suku bunga di level 4,25%-4,50% seperti yang diantisipasi, pernyataan Ketua Jerome Powell menyoroti potensi risiko stagflasi akibat tekanan inflasi dan ketidakpastian tarif. Dengan ekspektasi pelonggaran yang kini ditunda, indeks Dolar AS (DXY) bertahan di sekitar 99.70 dan berpeluang menguat lebih lanjut jika inflasi tetap membandel atau data ekonomi terus menunjukkan ketahanan.
Jumat, 09 Mei 2025 – Harga emas turun ke level $3.310 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap prospek perbaikan hubungan dagang global yang mengurangi daya tarik aset safe haven.
Kamis, 08 Mei 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari sinyal positif akan dimulainya negosiasi antara AS dengan China. Selain itu, situasi di Timur Tengah yang memanas dan laporan stok EIA juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.