| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1316 | -0.15% |
GBPUSD | 1.3311 | -0.17% |
AUDUSD | 0.6454 | -0.50% |
NZDUSD | 0.5955 | -0.29% |
USDJPY | 143.81 | 0.10% |
USDCHF | 0.8222 | 0.24% |
USDCAD | 1.3837 | 0.01% |
GOLDUD | 3,372.80 | 0.94% |
COFU | 57.93 | 0.71% |
USD/IDR | 16,528 | 0.01% |
Kamis, 08 Mei 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari sinyal positif akan dimulainya negosiasi antara AS dengan China. Selain itu, situasi di Timur Tengah yang memanas dan laporan stok EIA juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada hari Rabu mengatakan akan bertemu dengan pejabat ekonomi tertinggi Tiongkok pada 10 Mei di Swiss untuk melakukan negosiasi mengenai perang tarif. Pertemuan tersebut menjadi langkah pertama yang menandai pencairan ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia itu, dan sekaligus terobosan menuju penyelesaian perang dagang yang telah mengganggu ekonomi global.
Turut mendukung harga, tensi geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Kesepakatan gencatan senjata antara AS dengan Houthi Yaman tidak melibatkan Israel dalam bentuk apa pun, kata Mohammed Abdulsalam, kepala negosiator Houthi pada hari Rabu. Selain itu, militer Israel pada hari Rabu melancarkan serangan udara di pinggiran Kota Gaza.
Di sisi pasokan, dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh EIA menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 2,03 juta barel, lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,7 juta barel. Laporan EIA untuk pekan yang berakhir 2 Mei ini mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Irak untuk Urusan Energi dan Menteri Perminyakan pada hari Rabu mengumumkan bahwa ketersediaan kondensat minyak telah meningkat hingga mencapai sekitar 160.000 barel per hari. Menurut pernyataan tersebut, sebagian besar kondensat yang diproduksi dicampur dengan minyak mentah untuk meningkatkan spesifikasinya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $61 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $56 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 230K | 241K |
19:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1890K | 1916K |
19:30 | USA - Nonfarm Productivity QoQ |
| -0.7% | 1.5% |
21:30 | USA - Consumer Inflation Expectations |
| 4.0% | 3.6% |