Home
>
News
>
Publication
>
AS-China Redakan Perang Dagang, Emas Kehilangan Daya Tarik
AS-China Redakan Perang Dagang, Emas Kehilangan Daya Tarik
Thursday, 15 May 2025

INDIKATOR HARGA

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1173

0.20%

GBPUSD

1.3248

0.03%

AUDUSD

0.6418

0.14%

NZDUSD

0.5885

0.20%

USDJPY

146.74

-0.45%

USDCHF

0.8414

-0.18%

USDCAD

1.3981

-0.15%

GOLDUD

3181.1

-0.03%

USD/IDR

16563

-0.11%

Fokus Emas:

  1. Washington dan Beijing menyepakati penurunan tarif impor dengan jeda 90 hari
  2. Inflasi AS yang lebih lemah dari ekspektasi

Kamis, 15 Mei 2025 – Harga emas turun ke level $3.181 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, tertekan oleh kombinasi sentimen risk-on global dan prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik.

Washington dan Beijing secara resmi menyepakati penurunan tarif impor masing-masing selama masa jeda 90 hari, dengan AS menurunkan tarifnya atas barang-barang China menjadi 30% dari 145% dan China memangkas bea atas impor AS menjadi 10% dari 125%. Langkah ini dinilai sebagai langkah awal untuk meredakan ketegangan perdagangan berkepanjangan dan memicu arus modal menuju aset berisiko seperti saham. Imbasnya langsung tercermin di pasar, dengan indeks-indeks utama Wall Street mencatatkan reli selama dua hari berturut-turut. 

Di sisi makroekonomi, proyeksi pertumbuhan ekonomi dari lembaga-lembaga besar turut memperkuat tekanan pada emas. Goldman Sachs secara signifikan menaikkan outlook PDB China dan AS untuk 2025–2026, sekaligus memangkas peluang resesi AS menjadi 35% dari sebelumnya 45%. Ekspektasi pemulihan ekspor dan konsumsi domestik menjadi dasar peningkatan tersebut.

Selain itu, pelaku pasar saat ini menantikan rilis data indeks harga produsen (PPI) dan penjualan ritel AS. PPI AS untuk bulan April diperkirakan meningkat menjadi 0,2% MoM dari -0,4 MoM pada bulan sebelumnya. Data ini akan menjadi indikator lanjutan pasca inflasi konsumen (CPI) yang melandai, dan dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Meskipun demikian, tekanan terhadap emas belum berkurang karena imbal hasil obligasi AS masih tetap tinggi dan dolar AS cenderung menguat.

Di ranah geopolitik, stabilisasi ketegangan antara India dan Pakistan serta kemungkinan pelonggaran sanksi terhadap Suriah selama kunjungan Presiden Trump ke Timur Tengah turut menambah atmosfer risk-on global.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.165 hingga $3.155, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.188 hingga $3.201. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.132, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.224.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:40am

USD

FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Core PPI m/m

-

0.3%

-0.1%

7:30pm

USD

Core Retail Sales m/m

-

0.3%

0.5%

7:30pm

USD

PPI m/m

-

0.2%

-0.4%

7:30pm

USD

Retail Sales m/m

-

0.0%

1.4%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

229K

228K

7:30pm

USD

Empire State Manufacturing Index

-

-8.2

-8.1

7:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

-11.3

-26.4

7:40pm

USD

Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

8:15pm

USD

Capacity Utilization Rate

-

77.8%

77.8%

8:15pm

USD

Industrial Production m/m

-

0.2%

-0.3%

9:00pm

USD

Business Inventories m/m

-

0.2%

0.2%

9:00pm

USD

NAHB Housing Market Index

-

40

40

Tentative

USD

Mortgage Delinquencies

-

-

3.98%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788