Rabu, 24 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini menguat ke level 161,57 pada perdagangan Rabu, didukung oleh tetap kuatnya dolar AS di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve masih berpotensi menaikkan suku bunga tahun ini. Pergerakan pasangan mata uang ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih memberikan respons positif terhadap prospek kebijakan moneter AS yang cenderung ketat, meskipun kenaikannya berlangsung secara terbatas.
Rabu, 24 Juni 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish seiring dengan menguatnya sinyal situasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz yang kembali normal, dan sekaligus mengindikasikan meredanya gangguan pasokan minyak secara global.
Rabu, 24 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.111 per troy ons pada perdagangan pagi ini, melanjutkan tekanan yang terjadi sejak awal pekan di tengah penguatan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dari The Fed.
Selasa, 23 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke kisaran 1,3241 pada perdagangan hari Selasa seiring meningkatnya tekanan terhadap poundsterling akibat ketidakpastian politik di Inggris. Pelaku pasar cenderung berhati-hati setelah perubahan kepemimpinan yang terjadi secara mendadak, sehingga memicu kekhawatiran mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah Inggris ke depan.
Selasa, 23 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.192 per troy ons pada perdagangan pagi ini di tengah perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang tengah berlangsung di Swiss.
Selasa, 23 Juni 2026 - Harga minyak hari ini terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari pencabutan sementara sanksi AS terhadap Iran, gencatan senjata di Lebanon, dan proyeksi pesimis terbaru dari Goldman Sachs.
Senin, 22 June 2026 - Pasangan mata uang ini mengawali perdagangan pekan ini dengan kecenderungan menguat dan diperdagangkan di sekitar 1,4179. Pasangan mata uang ini bergerak mendekati level tertinggi yang terakhir kali terlihat pada April 2025, mencerminkan masih kuatnya minat pasar terhadap Dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Senin, 22 Juni 2026 - mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen pasca disepakatinya nota kesepahaman AS - Iran dalam pertemuan yang dimediasi Qatar dan Pakistan pada hari Minggu. Meski demikian, pengumuman penutupan kembali Selat Hormuz dan peringatan keras pemimpin Hizbullah berpotensi menjadi katalis yang kembali mendorong harga kembali bullish.