Pembukaan | % Perubahan | |
EURUSD | 1.1427 | -0.03% |
GBPUSD | 1.3250 | -0.07% |
AUDUSD | 0.7004 | -0.33% |
NZDUSD | 0.5733 | -0.03% |
USDJPY | 161.56 | 0.02% |
USDCHF | 0.8090 | -0.04% |
USDCAD | 1.4160 | 0.04% |
GOLDUD | 4192.85 | -0.93% |
USD/IDR | 17,814 | 0.00% |
Fokus:
GBPUSD
Selasa, 23 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke kisaran 1,3241 pada perdagangan hari Selasa seiring meningkatnya tekanan terhadap poundsterling akibat ketidakpastian politik di Inggris. Pelaku pasar cenderung berhati-hati setelah perubahan kepemimpinan yang terjadi secara mendadak, sehingga memicu kekhawatiran mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah Inggris ke depan.
Sentimen negatif terhadap pound semakin kuat setelah pengunduran diri Perdana Menteri Keir Starmer yang membuka babak baru dinamika politik di Inggris. Perhatian investor kini tertuju pada langkah dan kebijakan yang akan diambil oleh Andy Burnham sebagai figur yang diperkirakan memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan berikutnya. Pasar khususnya mencermati kemungkinan perubahan kebijakan fiskal yang berpotensi meningkatkan belanja pemerintah dan memperlebar defisit anggaran.
Kekhawatiran terhadap prospek fiskal Inggris berisiko menekan pasar obligasi negara tersebut apabila pemerintah baru memilih untuk melonggarkan aturan fiskal yang selama ini diterapkan. Kondisi tersebut dapat mengurangi kepercayaan investor terhadap aset-aset Inggris dan mendorong pelemahan poundsterling dalam jangka pendek.
Dari sisi eksternal, dolar AS masih mendapatkan dukungan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap moneter yang ketat. Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang bernada hawkish membuat pasar kembali memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data awal PMI Amerika Serikat dan Inggris yang berpotensi memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi kedua negara. Dengan kombinasi sentimen tersebut, GBPUSD masih berisiko melanjutkan pelemahan selama dolar AS tetap berada dalam tren penguatan. Support GBPUSD berada di area 1.3200, sementara resistance di area 1.3280.
EURUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke area 1,1424 pada perdagangan Selasa setelah dolar AS kembali memperoleh dukungan dari meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve. Meskipun The Fed mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,50%-3,75%, proyeksi ekonomi terbaru dan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang cenderung hawkish mendorong pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga masih terbuka dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap dolar AS tetap terjaga dan menekan pergerakan euro.
Di sisi lain, penguatan dolar AS masih dibatasi oleh perkembangan positif dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Swiss. Kemajuan dalam negosiasi tersebut membantu meningkatkan sentimen risiko global dan meredakan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi. Namun, euro juga menghadapi tekanan tersendiri setelah Presiden ECB Christine Lagarde memberikan sinyal bahwa inflasi di kawasan euro masih berada dalam jalur yang terkendali. Pernyataan tersebut memperkuat pandangan pasar bahwa ruang kenaikan suku bunga ECB relatif terbatas, sehingga mengurangi daya tarik euro dibandingkan dolar AS. Support EURUSD berada di area 1.1380, sementara resistance di area 1.1460.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah di area 0.6981 pada perdagangan Selasa dan melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung selama beberapa sesi terakhir. Tekanan terhadap dolar Australia terjadi meskipun data aktivitas bisnis Australia menunjukkan perbaikan. Data pendahuluan PMI Juni mencerminkan peningkatan pada sektor manufaktur maupun jasa, namun respons pasar cenderung terbatas karena investor lebih fokus menantikan rilis data inflasi dan ketenagakerjaan Australia yang dijadwalkan akhir pekan ini sebagai petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.
Di sisi eksternal, penguatan dolar AS masih menjadi faktor utama yang membebani AUDUSD. Pasar semakin meyakini bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap moneter yang ketat setelah proyeksi ekonomi terbaru dan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh mengindikasikan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini. Meski demikian, ruang penguatan dolar AS berpotensi terbatas seiring membaiknya sentimen risiko global setelah adanya kemajuan dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan tersebut membantu meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan gangguan pasokan energi, sehingga dapat mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS. Support AUDUSD berada di area 0,6950, sementara resistance di area 0,7020.
NZDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di level 0,5731 dan masih berada dalam tekanan setelah mencatat pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan pasangan mata uang ini dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap moneter yang ketat untuk menekan inflasi. Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang cenderung hawkish mendorong pelaku pasar meningkatkan ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada akhir tahun, sehingga menopang permintaan terhadap dolar AS dan menekan mata uang berisiko seperti dolar Selandia Baru.
Meski demikian, pelemahan NZDUSD berpotensi terbatas apabila sentimen risiko global terus membaik. Kemajuan dalam proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran telah membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan energi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan minat investor terhadap aset-aset berisiko, termasuk dolar Selandia Baru. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data PMI Amerika Serikat yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah perekonomian dan kebijakan moneter AS ke depan. Support NZDUSD berada di area 0.5700, sementara resistance di area 0.5760.
USDJPY - Pasangan mata uang ini menguat ke level 161,60 pada perdagangan Selasa setelah yen Jepang kembali berada di bawah tekanan meskipun inflasi inti Jepang masih bertahan di atas target Bank of Japan (BoJ). Data terbaru menunjukkan inflasi inti yang mengabaikan faktor-faktor sementara tercatat sebesar 2,7% pada Mei, sedikit melambat dibandingkan 2,8% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, indikator inflasi inti yang lebih mendasar (core-core CPI) juga turun tipis menjadi 2,1% dari 2,2%.
Meski tingkat inflasi masih berada di atas target 2% BoJ, perlambatan laju kenaikan harga tersebut membuat pasar belum melihat adanya urgensi bagi bank sentral Jepang untuk mempercepat pengetatan kebijakan moneternya. Di saat yang sama, dolar AS tetap memperoleh dukungan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Perbedaan arah kebijakan moneter antara The Fed yang masih cenderung hawkish dan BoJ yang relatif akomodatif terus menjadi faktor utama yang mendorong penguatan USDJPY. Support USDJPY berada di area 160,80, sementara resistance di area 162,30
USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke level 0,8087 pada perdagangan Selasa pagi, meskipun demikian USDCHF masih bertahan di area yang relatif tinggi. Koreksi yang terjadi lebih banyak dipengaruhi aksi ambil untung setelah penguatan dolar AS dalam beberapa sesi terakhir. Namun secara keseluruhan, sentimen terhadap greenback masih cukup positif seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk menjaga inflasi tetap terkendali.
Dukungan terhadap dolar AS masih berasal dari proyeksi ekonomi terbaru Federal Reserve yang menunjukkan semakin banyak pejabat bank sentral memperkirakan adanya kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Fokus pasar saat ini tertuju pada data PMI S&P Global Amerika Serikat serta inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Hasil data yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi lebih lama.
Sementara itu, dari sisi Swiss, pelaku pasar menantikan rilis Survei ZEW Ekspektasi Ekonomi yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai prospek ekonomi negara tersebut. Meski mengalami koreksi pada perdagangan pagi ini, USDCHF diperkirakan masih memperoleh dukungan dari perbedaan prospek kebijakan moneter antara Federal Reserve yang cenderung hawkish dan Swiss National Bank yang relatif lebih akomodatif. Support USDCHF berada di area 0,8050, sementara resistance di area 0,8120.
USDCAD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke level 1,4165 pada perdagangan Selasa, didukung oleh kombinasi kuatnya dolar AS dan tekanan yang masih membayangi dolar Kanada. Pelemahan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor utama yang menekan dolar Kanada mengingat mata uang tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan komoditas energi. Harga minyak masih berada di bawah tekanan setelah Amerika Serikat memberikan pelonggaran sementara terhadap ekspor minyak Iran, yang meningkatkan ekspektasi pasokan global dan membatasi kenaikan harga minyak. Di saat yang sama, dolar AS tetap memperoleh dukungan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat dalam beberapa bulan mendatang.
Di sisi lain, meskipun inflasi Kanada naik menjadi 3,2% pada Mei atau berada di atas target Bank of Canada, pasar menilai kondisi tersebut belum cukup untuk mengubah sikap bank sentral yang masih cenderung fokus mendukung pertumbuhan ekonomi. Perbedaan arah kebijakan antara Bank of Canada yang relatif dovish dan Federal Reserve yang masih hawkish menjadi faktor yang menopang penguatan USDCAD. Pelaku pasar kini menantikan pidato Gubernur Bank of Canada Tiff Macklem serta rilis data PMI Amerika Serikat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah pergerakan pasangan mata uang ini dalam jangka pendek. Support USDCAD berada di area 1,4110, sementara resistance di area 1,4210.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
3:55pm | GBP | BoE Breeden Speech |
|
|
|
4:55pm | EUR | ECB Donnery Speech |
|
|
|
7:15pm | US | ADP Employment Change Weekly | 25.5K |
|
|
8:15pm | EUR | ECB Elderson Speech |
|
|
|
8:25pm | CAD | BoC Gov Macklem Speech |
|
|
|