Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
29 September 2025 – Euro dibuka di 1.1697 dan melemah -0.27%. Pasangan mata uang Euro terhadap Dolar Amerika Serikat mencatat penguatan setelah publikasi data Personal Consumption Expenditures Amerika Serikat yang sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak memberikan kejutan berarti bagi arah kebijakan moneter. Indeks Dolar Amerika Serikat yang sebelumnya menguat ke level tertinggi sejak awal bulan September akhirnya terkoreksi tipis, sehingga memberikan ruang bagi Euro untuk pulih dari posisi terendah dalam tiga pekan terakhir. Hasil PCE ini menegaskan bahwa tekanan harga masih berada di atas target Federal Reserve, namun laju penurunannya terlihat cukup lambat sehingga mendorong keyakinan pelaku pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat akan kembali mengambil langkah pemangkasan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Senin, 29 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.764 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh pelemahan dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Data inflasi terbaru menunjukkan indeks harga PCE inti AS naik 2,7% yoy pada Agustus, sementara belanja konsumen melambat.
Jumat, 26 September 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari keputusan Rusia untuk melarang ekspor bahan bakar hingga akhir tahun. Meski demikian, sinyal dimulainya kembali aliran minyak Irak dari wilayah Kurdi, dan ancaman konflik dagang baru yang lebih luas membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Jumat, 26 September 2025 – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7986, naik 0.26%. USDCHF menguat setelah Swiss National Bank memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di tingkat nol persen. Keputusan ini sudah diperkirakan pasar karena inflasi masih rendah dan stabil dalam kisaran target bank sentral. Namun, prospek ekonomi Swiss semakin suram setelah Amerika Serikat menerapkan tarif sebesar tiga puluh sembilan persen terhadap ekspor Swiss. Kebijakan tersebut terutama membebani sektor mesin dan jam tangan yang menjadi tulang punggung ekspor negara tersebut. SNB menilai pertumbuhan ekonomi akan melambat di bawah satu persen pada dua ribu dua puluh enam dan risiko pengangguran berpotensi meningkat. Hal ini mencerminkan kerentanan ekonomi Swiss yang sangat terbuka terhadap guncangan eksternal.
Jumat, 26 September 2025 – Harga emas turun ke level $3.747 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, tertekan oleh penguatan dolar AS menyusul rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih solid dari perkiraan. Indeks dolar bertahan di dekat puncak tiga pekan, sehingga membuat emas yang dihargakan dengan greenback relatif lebih mahal bagi pembeli non-AS. Data terbaru menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran turun menjadi 218.000, lebih rendah dari ekspektasi 235.000, menandakan pasar tenaga kerja tetap resilien. Selain itu, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 direvisi naik berkat kuatnya belanja konsumen dan investasi bisnis, sehingga memperkuat pandangan bahwa perekonomian AS masih solid.
Kamis, 25 September 2025 – Kiwi dibuka di 0.5819 dengan pelemahan -0.21%. Pasangan NZDUSD berada di bawah tekanan pada kisaran 0,5815 pada sesi Asia Kamis, seiring dengan menguatnya Dolar AS setelah komentar kehati-hatian dari Ketua The Fed Jerome Powell. Powell menegaskan bahwa bank sentral masih harus menimbang risiko inflasi yang belum sepenuhnya terkendali di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Hal ini memperkuat pandangan bahwa jalur pelonggaran suku bunga akan berlangsung secara bertahap, bukan agresif seperti ekspektasi sebagian pelaku pasar. Saat ini, kontrak berjangka suku bunga Fed mengindikasikan peluang hampir 90% pemangkasan sebesar 25 bps pada Oktober, diikuti langkah serupa pada Desember, serta tambahan pemangkasan pada kuartal pertama 2026. Nada kebijakan yang hati-hati ini mendukung Dolar AS sebagai mata uang defensif, terlebih investor menantikan rilis data penting seperti GDP final kuartal II dan indeks PCE akhir pekan ini yang menjadi acuan utama inflasi Fed.
Kamis, 25 September 2025 – Harga emas turun ke level $3.739 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, tertekan oleh penguatan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,63% ke 97,87 dan kenaikan imbal hasil US Treasury 10 tahun. Kombinasi ini membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih mahal bagi investor non-dolar. Pasar bersikap hati-hati menjelang rilis data ekonomi utama AS yang akan menjadi penentu arah kebijakan moneter The Fed.
Rabu, 24 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6597, menguat 0.30%. AUDUSD menguat pada perdagangan Rabu setelah rilis data inflasi bulanan Australia menunjukkan kenaikan ke 3,0% yoy pada Agustus dari 2,8% bulan sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Kenaikan ini menjadi katalis penting karena menandakan tekanan harga belum sepenuhnya mereda, sehingga mempersempit ruang bagi Reserve Bank of Australia (RBA) untuk melakukan pelonggaran agresif dalam waktu dekat. Meski inflasi ini memberi dorongan positif bagi AUD, sisi lain menunjukkan tantangan karena PMI Komposit Australia turun signifikan ke 52,1 dari 55,5, mengindikasikan perlambatan aktivitas bisnis di sektor manufaktur maupun jasa. Gubernur RBA Michele Bullock menegaskan bahwa pasar tenaga kerja mulai melonggar, namun langkah pemangkasan suku bunga sebelumnya diharapkan tetap mendukung konsumsi rumah tangga dan belanja bisnis.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788