| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1697 | -0.27% |
GBPUSD | 1.3350 | -0.16% |
AUDUSD | 0.6545 | -0.23% |
NZDUSD | 0.5770 | -0.26% |
USDJPY | 149.63 | 0.21% |
USDCHF | 0.7986 | 0.26% |
USDCAD | 1.3925 | 0.14% |
GOLDUD | 3,747.23 | -0.25% |
COFU | 65.20 | 0.15% |
USD/IDR | 16,747 | 0.00% |
Jumat, 26 September 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari keputusan Rusia untuk melarang ekspor bahan bakar hingga akhir tahun. Meski demikian, sinyal dimulainya kembali aliran minyak Irak dari wilayah Kurdi, dan ancaman konflik dagang baru yang lebih luas membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada hari Kamis mengumumkan akan memberlakukan larangan sebagian ekspor solar hingga akhir tahun dan memperpanjang larangan ekspor bensin yang sudah ada, menyusul serangkaian serangan drone Ukraina terhadap kilang-kilang minyak Rusia. Novak menambahkan bahwa serangan-serangan tersebut telah menyebabkan penurunan kapasitas penyulingan minyak Rusia hampir seperlima pada hari-hari tertentu dan memangkas ekspor dari pelabuhan-pelabuhan utama.
Sementara itu, Irak akan memulai kembali ekspor minyak dari wilayah Kurdi ke Turki pada hari Sabtu setelah terhenti selama lebih dari dua tahun, menyusul kesepakatan yang dibuat antara Perdana Menteri Shia al-Sudani dengan pemerintah daerah Kurdi. Pemerintah Daerah Kurdistan pada hari Jumat mengatakan bahwa ekspor akan dilanjutkan dalam waktu 48 jam setelah tercapainya perjanjian tripartit antara Kementerian Perminyakan Irak, Kementerian Sumber Daya Alam KRG, dan perusahaan-perusahaan produsen.
Turut membebani harga, potensi konflik tarif baru antara Uni Eropa dengan China kembali meningkat setelah Komisi Eropa berencana mengenakan tarif 25% hingga 50% untuk baja dan produk terkait Tiongkok dalam beberapa minggu ke depan, ungkap harian bisnis Jerman Handelsblatt pada hari Kamis mengutip para pejabat senior di Brussels. Sebelumnya di awal bulan ini, Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan bahwa usulan metode baru ini untuk mengekang impor baja guna melindungi produsen dalam negeri.
Masih terkait tarif, Kementerian Perdagangan Tiongkok memulai penyelidikan anti-dumping terhadap kacang pecan yang diimpor dari AS dan Meksiko pada hari Kamis, sebagai balasan atas usulan Meksiko untuk menaikkan tarif atas barang-barang di berbagai sektor, termasuk tekstil, baja, dan otomotif, dari Tiongkok dan negara-negara lain. Situasi itu berpotensi memicu eskalasi ketegangan perdagangan global.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $63 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Core PCE Price Index MoM |
| 0.2% | 0.3% |
19:30 | USA - Personal Income MoM |
| 0.3% | 0.4% |
19:30 | USA - Personal Spending MoM |
| 0.5% | 0.5% |
21:00 | USA - Michigan Consumer Sentiment Final |
| 55.4 | 58.2 |