| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1815 | -0.15% |
GBPUSD | 1.3524 | -0.13% |
AUDUSD | 0.6597 | 0.30% |
NZDUSD | 0.5857 | 0.12% |
USDJPY | 147.64 | 0.12% |
USDCHF | 0.7909 | 0.18% |
USDCAD | 1.3834 | 0.11% |
GOLDUD | 3765.31 | 0.18% |
USD/IDR | 16603 | 0.34% |
Fokus AUDUSD:
Rabu, 24 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6597, menguat 0.30%. AUDUSD menguat pada perdagangan Rabu setelah rilis data inflasi bulanan Australia menunjukkan kenaikan ke 3,0% yoy pada Agustus dari 2,8% bulan sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Kenaikan ini menjadi katalis penting karena menandakan tekanan harga belum sepenuhnya mereda, sehingga mempersempit ruang bagi Reserve Bank of Australia (RBA) untuk melakukan pelonggaran agresif dalam waktu dekat. Meski inflasi ini memberi dorongan positif bagi AUD, sisi lain menunjukkan tantangan karena PMI Komposit Australia turun signifikan ke 52,1 dari 55,5, mengindikasikan perlambatan aktivitas bisnis di sektor manufaktur maupun jasa. Gubernur RBA Michele Bullock menegaskan bahwa pasar tenaga kerja mulai melonggar, namun langkah pemangkasan suku bunga sebelumnya diharapkan tetap mendukung konsumsi rumah tangga dan belanja bisnis.
Dari eksternal, Dolar AS tertekan setelah data PMI AS juga menunjukkan pelemahan. PMI Komposit turun ke 53,6 dari 54,6, menandakan sektor swasta kehilangan momentum di tengah perlambatan manufaktur dan jasa. Federal Reserve pada September telah memangkas suku bunga 25 bps dengan alasan pelemahan pasar tenaga kerja, sementara Ketua Jerome Powell menekankan bahwa kebijakan saat ini cukup sesuai untuk menjaga stabilitas. Namun pasar menilai berbeda, dengan probabilitas hampir 90% pemangkasan tambahan pada Oktober dan 80% peluang penurunan lagi pada Desember. Ekspektasi dovish Fed ini membatasi kekuatan Dolar AS, sehingga memberi ruang apresiasi lebih besar bagi AUD yang didukung oleh inflasi domestik yang masih relatif tinggi.
Ke depan, AUDUSD berpotensi mempertahankan bias bullish moderat selama kombinasi fundamental ini berlanjut. Inflasi Australia yang berada di atas target membuat RBA cenderung menahan pelonggaran lebih lama dibanding bank sentral lain, sementara Fed menghadapi tekanan untuk kembali memangkas suku bunga di tengah melambatnya ekonomi AS. Sentimen pasar juga akan terfokus pada pertemuan antara PM Australia Anthony Albanese dan Presiden AS Donald Trump bulan depan terkait kerja sama Aukus, yang berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap prospek ekonomi dan perdagangan Australia. Jika data Australia tetap stabil sementara data AS terus melemah, AUDUSD berpeluang menembus level 0,6600, meski investor tetap harus mewaspadai risiko koreksi jika aktivitas domestik Australia menunjukkan pelemahan lebih tajam.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD menguat. Support terdekat berada di 0.6560, sementara resistance di 0.6620. Support lanjutan di zona 0.6530 dan dilanjutkan ke zona 0.6500. Resistance lanjutan di zona 0.6640 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6690.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1815 dan melemah -0.15%. Euro melemah terhadap Dolar AS setelah data PMI awal dari kawasan Euro menunjukkan pelemahan di sektor manufaktur yang kembali masuk ke area kontraksi, meskipun PMI jasa sedikit lebih baik dari perkiraan. Hal ini menambah kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi di Eropa masih rapuh, terutama di tengah inflasi yang masih menekan daya beli konsumen. Dari sisi kebijakan moneter, Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan bahwa proses disinflasi sudah selesai, sehingga bank sentral cenderung menahan suku bunga lebih lama. Namun, kelemahan data ekonomi yang terus berlanjut berpotensi menimbulkan dilema, karena mempertahankan suku bunga tinggi di saat ekonomi melambat bisa memperburuk prospek pertumbuhan. Kondisi ini membatasi ruang apresiasi Euro dan justru membuat investor kembali melirik Dolar AS sebagai aset lindung nilai. Di sisi Amerika Serikat, meski PMI sektor jasa dan manufaktur juga menunjukkan perlambatan, ekonomi AS masih tetap berada di zona ekspansi, menandakan ketahanan aktivitas bisnis yang relatif lebih baik dibandingkan Eropa. Federal Reserve sendiri masih mempertahankan sikap hati-hati, dengan Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter saat ini bersifat moderat dan masih cukup restriktif untuk mengendalikan inflasi. Meski ekspektasi pasar menunjukkan peluang besar pemangkasan suku bunga pada Oktober, komentar pejabat The Fed lainnya seperti Bowman dan Goolsbee mengisyaratkan bahwa arah kebijakan masih dipertimbangkan secara hati-hati sesuai perkembangan data. Perbedaan arah kebijakan antara Fed yang masih berpotensi longgar dengan ECB yang cenderung mempertahankan suku bunga memang memberi dukungan terbatas bagi Euro, namun kenyataannya data ekonomi yang rapuh di Eropa lebih membebani pergerakan EURUSD. Support terdekat berada di 1.1780, sementara resistance di 1.1850.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3524 dengan pelemahan -0.13%. Pound Sterling juga menunjukkan pelemahan terhadap Dolar AS setelah rilis PMI Inggris yang turun lebih dalam dari ekspektasi. Angka PMI gabungan Inggris merosot signifikan, memperlihatkan bahwa aktivitas bisnis melambat lebih tajam dari perkiraan ekonom. Pelemahan ini menegaskan bahwa tekanan fiskal serta inflasi yang masih relatif tinggi menjadi hambatan utama bagi perekonomian Inggris. Kekhawatiran pasar bertambah karena kondisi fiskal Inggris yang rapuh dapat membatasi ruang gerak pemerintah dalam mendukung pertumbuhan. Hal ini membuat sentimen terhadap Pound lebih rapuh meskipun ada pandangan bahwa Bank of England (BoE) masih harus menjaga suku bunga tinggi lebih lama karena inflasi yang sulit turun secara cepat. Sementara itu, Dolar AS mendapatkan dukungan tambahan dari retorika pejabat Federal Reserve yang menegaskan bahwa meskipun pemangkasan suku bunga sudah dilakukan, kebijakan masih tetap berhati-hati. Prospek inflasi yang masih “sedikit lebih tinggi” dari target memberi alasan bagi Fed untuk tidak terlalu agresif dalam melonggarkan kebijakan. Kondisi ini membuat investor tetap menaruh kepercayaan pada Dolar AS dibandingkan Pound, karena stabilitas ekonomi AS relatif lebih terjaga dibanding Inggris. Dengan demikian, walaupun perbedaan kebijakan antara Fed dan BoE secara teori dapat mendukung Sterling, faktor kelemahan data fundamental domestik Inggris dan ketidakpastian fiskal membuat GBPUSD sulit untuk melanjutkan penguatan. Support terdekat berada di 1.3490, sedangkan resistance di 1.3560.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5857 dengan kenaikan tipis 0.12%. NZDUSD menguat ke kisaran 0.5855 di sesi Asia, ditopang oleh melemahnya Dolar AS setelah pasar mencerna komentar beragam dari pejabat Federal Reserve (Fed) serta data PMI AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Indeks PMI komposit AS turun menjadi 53.6 dari 54.6, dengan PMI manufaktur dan jasa juga melambat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan perlambatan aktivitas ekonomi sehingga investor menilai peluang Fed memangkas suku bunga kembali pada Oktober cukup besar, meski probabilitasnya turun tipis dari 92% menjadi 90%. Sentimen ini memberi ruang apresiasi bagi Kiwi. Dari sisi domestik, pasar mencermati dinamika baru di Selandia Baru setelah Menteri Keuangan mengumumkan Anna Breman sebagai Gubernur RBNZ baru mulai 1 Desember. Meskipun data ekonomi terbaru, termasuk kontraksi PDB kuartal II dan defisit perdagangan yang melebar, sempat menekan outlook NZD, pergantian kepemimpinan bank sentral memberi optimisme adanya pendekatan kebijakan yang lebih seimbang. Kombinasi fundamental global dan domestik ini sementara memberi dukungan pada NZDUSD. Support terdekat berada di 0.5830, sedangkan resistance di 0.5890.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 147.64, dolar menguat 0.12%. USDJPY kembali menguat mendekati area 147.80 setelah sempat melemah akibat pelemahan Dolar AS pasca rilis data PMI. Dukungan Greenback datang dari pernyataan Fed yang berhati-hati namun tetap menegaskan sikap data-dependent, sehingga pasar menilai ruang pemangkasan suku bunga akan dilakukan secara bertahap. Fed Chair Jerome Powell menekankan bahwa pelemahan pasar tenaga kerja menjadi alasan pemangkasan, tetapi juga membuka ruang fleksibilitas jika inflasi tetap bertahan. Faktor ini menahan penurunan lebih lanjut pada USDJPY. Sementara itu, ketidakpastian politik di Jepang setelah pengunduran diri PM Shigeru Ishiba menjelang pemilihan ketua LDP pada 4 Oktober membuat investor lebih berhati-hati terhadap prospek kenaikan suku bunga BoJ. Walaupun ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ pada Oktober meningkat, bank sentral masih menekankan pentingnya pertumbuhan upah yang berkelanjutan. Ketidakpastian ini justru membatasi penguatan Yen, sehingga memberi ruang bagi USDJPY untuk tetap bertahan di kisaran tinggi. Support terdekat berada di 147.30, sementara resistance di 148.00.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7909, naik 0.18%. USDCHF bergerak stabil di kisaran 0.7920–0.7945 dengan kecenderungan menguat, didukung ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Fed yang masih hati-hati. Investor menunggu pidato Powell untuk mencari sinyal kecepatan pemangkasan suku bunga, sementara komentar pejabat Fed menunjukkan perbedaan pandangan: sebagian menekankan risiko inflasi yang masih persisten, sementara Miran menilai kebijakan terlalu ketat dan membutuhkan pemangkasan lebih agresif. Ketidakpastian ini justru menjaga Dolar AS tetap kompetitif terhadap Franc. Fokus pasar berikutnya tertuju pada keputusan kebijakan Swiss National Bank (SNB) pekan ini, di mana bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga di level nol. Dengan inflasi Swiss yang masih rendah, investor berspekulasi kemungkinan SNB bahkan dapat melonggarkan lebih lanjut, termasuk kembali ke suku bunga negatif bila diperlukan. Situasi ini melemahkan outlook Franc dan memberi ruang bagi USDCHF untuk menjaga tren penguatannya dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 0.7880, sedangkan resistance di 0.7940.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.3834 dengan penguatan dolar 0.11%. USDCAD menguat ke area 1.3830–1.3840, ditopang oleh melemahnya Dolar Kanada akibat turunnya harga minyak mentah yang kini bergerak di kisaran USD 61–62 per barel. Sebagai mata uang yang terkait erat dengan komoditas energi, pelemahan harga minyak langsung mengurangi permintaan atas CAD. Selain itu, pasar semakin yakin bahwa Bank of Canada (BoC) akan melanjutkan siklus pelonggaran setelah pekan lalu memangkas suku bunga ke 2.5%, seiring pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang makin terkendali. Di sisi lain, meski Dolar AS sempat kehilangan momentum karena data PMI yang melambat, pernyataan sejumlah pejabat Fed menahan ekspektasi pelonggaran agresif. Powell dan beberapa pejabat lainnya menegaskan pendekatan gradual, berbeda dengan Fed Governor Stephen Miran yang mendorong pemangkasan lebih tajam. Perbedaan pandangan ini menambah volatilitas, namun CAD tetap dalam tekanan karena fundamental domestik yang lebih lemah, sehingga USDCAD tetap solid di sisi penguatan. Support terdekat berada di 1.3800, sementara resistance di 1.3860.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:15am | CAD | Gov Council Member Rogers Speaks | - | - | - |
1:00am | GBP | BOE Gov Bailey Speaks | - | - | - |
6:00am | AUD | Flash Manufacturing PMI | 51.6 | - | 53 |
6:00am | AUD | Flash Services PMI | 52 | - | 55.8 |
All Day | JPY | Bank Holiday | - | - | - |
2:15pm | EUR | French Flash Manufacturing PMI | - | 50.2 | 50.4 |
2:15pm | EUR | French Flash Services PMI | - | 49.7 | 49.8 |
2:30pm | EUR | German Flash Manufacturing PMI | - | 50 | 48.8 |
2:30pm | EUR | German Flash Services PMI | - | 49.5 | 49.3 |
3:00pm | EUR | Flash Manufacturing PMI | - | 50.7 | 50.7 |
3:00pm | EUR | Flash Services PMI | - | 50.6 | 50.5 |
3:30pm | GBP | Flash Manufacturing PMI | - | 47.1 | 47 |
3:30pm | GBP | Flash Services PMI | - | 53.4 | 54.2 |
4:00pm | GBP | MPC Member Pill Speaks | - | - | - |
5:00pm | GBP | CBI Industrial Order Expectations | - | -30 | -33 |
Tentative | GBP | 30-y Bond Auction | - | - | 5.17|3.2 |
7:30pm | CAD | NHPI m/m | - | -0.10% | -0.10% |
7:30pm | USD | Current Account | - | -259B | -450B |
8:00pm | USD | FOMC Member Bowman Speaks | - | - |
|
8:45pm | USD | Flash Manufacturing PMI | - | 52.2 | 53 |
8:45pm | USD | Flash Services PMI | - | 54 | 54.5 |
9:00pm | USD | Richmond Manufacturing Index | - | -5 | -7 |
9:00pm | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
11:35pm | USD | Fed Chair Powell Speaks | - | - | - |