| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1698 | 0.46% |
GBPUSD | 1.3386 | 0.32% |
AUDUSD | 0.6544 | 0.21% |
NZDUSD | 0.5768 | 0.21% |
USDJPY | 149.51 | -0.33% |
USDCHF | 0.7980 | -0.23% |
USDCAD | 1.3947 | -0.16% |
GOLDUD | 3764.74 | 0.64% |
USD/IDR | 16770 | 0.00% |
Fokus Emas:
Senin, 29 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.764 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh pelemahan dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Data inflasi terbaru menunjukkan indeks harga PCE inti AS naik 2,7% yoy pada Agustus, sementara belanja konsumen melambat.
Kondisi ini memperkuat keyakinan pasar bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan. Menurut CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada Oktober mencapai 88%, dengan tambahan peluang pemotongan di Desember sekitar 65%. Fokus pasar beralih ke rilis data makro AS, mulai dari Pending Home Sales, JOLTS Job Openings, Consumer Confidence, ADP Nonfarm Payrolls, hingga ISM Manufacturing PMI yang semuanya akan menjadi acuan sentimen pasar emas.
Di sisi lain, faktor geopolitik tetap menopang minat terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai. NATO memperingatkan Rusia setelah jet tempur Moskow kembali melintasi wilayah udara Estonia, meningkatkan risiko eskalasi di Eropa Timur. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump meluncurkan tarif baru untuk obat-obatan, truk, dan furnitur per 1 Oktober yang menambah ketidakpastian perdagangan global. Bank sentral juga masih aktif di pasar emas, dengan pembelian diperkirakan mencapai 900–950 ton pada 2025, hanya sedikit di bawah rekor lebih dari 1.000 ton pada 2024, menurut UBS. Selain itu, kepemilikan emas di ETF diperkirakan mendekati 3.900 metrik ton pada akhir tahun.
Pidato pejabat The Fed juga menjadi sorotan pekan ini. Christopher Waller akan berbicara di Frankfurt pada Senin, membahas sistem pembayaran global, sementara Philip Jefferson akan berbicara di Helsinki pada Selasa terkait kerangka kebijakan moneter. Pasar menunggu apakah Fed akan tetap dovish pasca pemangkasan suku bunga September, atau lebih hati-hati mengingat inflasi masih bertahan di kisaran 2,7%.
Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.734 hingga $3.710, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.783 hingga $3.808. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.661, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.857.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
6:30pm | USD | FOMC Member Waller Speaks | - | - | - |
7:00pm | USD | FOMC Member Hammack Speaks | - | - | - |
9:00pm | USD | Pending Home Sales m/m | - | 0.2% | -0.4% |