Wednesday, 10 September 2025
Publication
Rabu, 10 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6583, turun tipis -0.05%. AUD/USD melemah untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Rabu, mencerminkan dominasi Dolar AS yang kembali mendapatkan momentum di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. Meskipun data revisi ketenagakerjaan AS melalui Nonfarm Payrolls Benchmark Revision menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan, hal ini tidak langsung menekan USD. Sebaliknya, pelaku pasar masih menaruh perhatian besar pada inflasi AS, khususnya data PPI dan CPI yang akan dirilis pekan ini, karena inflasi dianggap sebagai variabel penentu utama arah kebijakan Fed. Saat ini, berdasarkan CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan September mencapai lebih dari 93%, bahkan sebagian pelaku pasar mulai memperhitungkan peluang pemangkasan 50 basis poin. Namun, sejumlah pejabat Fed, termasuk Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee, tetap menegaskan bahwa risiko inflasi yang tinggi belum dapat diabaikan, sehingga pasar memilih berhati-hati. Hal inilah yang membuat Dolar AS masih cukup solid, sekaligus membebani pergerakan AUD/USD.