Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Wednesday, 10 September 2025
Publication
Rabu, 10 September 2025 - Harga minyak bergerak menguat pagi ini dipicu oleh serangan terbaru Israel ke Qatar yang memudarkan harapan tercapainya kesepakatan damai Gaza. Meski demikian, kekhawatiran akan konflik dagang baru membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Rabu, 10 September 2025 – Harga emas turun ke level $3.627 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring aksi profit taking setelah reli signifikan dalam beberapa hari terakhir dan pasar yang menanti keputusan The Fed pada rapat pekan depan. Data tenaga kerja terbaru menunjukkan perlambatan tajam, dengan revisi lapangan kerja non-pertanian Januari–Maret 2025 dipangkas 911.000, sementara tingkat pengangguran naik ke 4,3%. Kondisi ini memperkuat ekspektasi stimulus moneter baru.
Rabu, 10 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6583, turun tipis -0.05%. AUD/USD melemah untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Rabu, mencerminkan dominasi Dolar AS yang kembali mendapatkan momentum di tengah ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed. Meskipun data revisi ketenagakerjaan AS melalui Nonfarm Payrolls Benchmark Revision menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan, hal ini tidak langsung menekan USD. Sebaliknya, pelaku pasar masih menaruh perhatian besar pada inflasi AS, khususnya data PPI dan CPI yang akan dirilis pekan ini, karena inflasi dianggap sebagai variabel penentu utama arah kebijakan Fed. Saat ini, berdasarkan CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan September mencapai lebih dari 93%, bahkan sebagian pelaku pasar mulai memperhitungkan peluang pemangkasan 50 basis poin. Namun, sejumlah pejabat Fed, termasuk Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee, tetap menegaskan bahwa risiko inflasi yang tinggi belum dapat diabaikan, sehingga pasar memilih berhati-hati. Hal inilah yang membuat Dolar AS masih cukup solid, sekaligus membebani pergerakan AUD/USD.
Selasa, 09 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.636 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya keyakinan pasar bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada rapat kebijakan pekan depan. Optimisme ini dipicu oleh laporan tenaga kerja AS yang jauh lebih lemah dari perkiraan. Nonfarm Payroll (NFP) Agustus hanya mencatat 22.000 lapangan kerja baru, jauh di bawah Juli yang mencapai 79.000, sementara tingkat pengangguran naik ke 4,3%. Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas pemangkasan 25 bps pada September mencapai 89,4%, sementara peluang penurunan lebih agresif 50 bps berada di 10,6%.
Selasa, 09 September 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak pada tren bullish didukung oleh potensi mengetatnya pasokan Rusia dan sinyal eskalasi konflik di Timur Tengah akibat serangan terbaru yang dilancarkan Israel ke Jalur Gaza dan Suriah. Meski demikian, keputusan Aramco untuk memangkas turun OSP bulan Oktober membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
09 September 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6591 dan menguat 0.18%. AUDUSD kembali melanjutkan tren penguatan pada awal pekan ini, seiring dengan melemahnya Dolar AS pasca rilis data ketenagakerjaan yang mengecewakan. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus menunjukkan penambahan tenaga kerja hanya 22 ribu, jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan 75 ribu, serta menjadi angka terendah sejak Januari 2021. Tingkat pengangguran pun naik menjadi 4,3%, menandakan adanya pelemahan nyata di pasar tenaga kerja AS. Kondisi ini menekan Indeks Dolar (DXY) ke kisaran 97,40–97,60, mendekati level terendah dua bulan. Pasar obligasi AS juga merespons dengan turunnya imbal hasil Treasury, memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan melakukan pelonggaran moneter lebih cepat dan lebih agresif dari perkiraan sebelumnya. Menurut CME FedWatch Tool, probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps pada pertemuan 17 September mendekati 90%, namun peluang pemangkasan lebih dalam sebesar 50 bps naik drastis menjadi sekitar 10% dari sebelumnya hampir nol. Ekspektasi ini melemahkan daya tarik Dolar AS, sekaligus meningkatkan permintaan terhadap aset berisiko termasuk mata uang komoditas seperti Aussie.
Senin, 08 September 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen positif dari keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, situasi perang Ukraina yang tidak kunjung mereda juga turut mengangkat harga minyak.
Senin, 08 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.591 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang oleh laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Data Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus hanya mencatatkan pertumbuhan tenaga kerja yang terbatas, sementara tingkat pengangguran naik ke level tertinggi sejak 2021, menandakan pelemahan nyata di pasar tenaga kerja. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan 17 September, dengan probabilitas pemangkasan 25 bps mencapai 84%, bahkan 16% pelaku pasar mulai memperhitungkan potensi pemangkasan yang lebih agresif sebesar 50 bps.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788