| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1715 | 0.12% |
GBPUSD | 1.3437 | 0.13% |
AUDUSD | 0.6594 | 0.15% |
NZDUSD | 0.5817 | 0.14% |
USDJPY | 147.25 | 0.29% |
USDCHF | 0.7972 | -0.04% |
USDCAD | 1.3968 | -0.06% |
GOLDUD | 3857.14 | 0.17% |
USD/IDR | 16607 | 0.00% |
Fokus Emas:
Jumat, 03 Oktober 2025 - Harga emas kembali mencatat penguatan mendekati level $3,857 per troy ounce. Sentimen pasar didorong oleh memburuknya kondisi politik di Amerika Serikat setelah terjadinya government shutdown, yang memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan semakin agresif menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Menurut CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini hampir pasti memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, dengan probabilitas tinggi bahwa langkah serupa kembali dilakukan pada Desember. Prospek suku bunga yang lebih rendah jelas menguntungkan emas sebagai aset tanpa imbal hasil, sehingga menopang tren bullish.
Selain itu, data ekonomi terbaru menunjukkan pelemahan di pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Laporan ADP Employment Change untuk September mencatat penurunan 32 ribu tenaga kerja, berlawanan dengan ekspektasi pasar adanya tambahan 50 ribu pekerja. Indikator lain, seperti turunnya jumlah pekerja kontrak, berkurangnya jam kerja rata-rata, serta rendahnya tingkat pekerja yang keluar secara sukarela, semakin menegaskan lemahnya kepercayaan bisnis dan rumah tangga. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi yang lebih tajam, dan pada gilirannya memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai terhadap risiko resesi.
Dari sisi aliran investasi, dukungan terhadap harga emas juga datang dari permintaan institusional yang kuat. Goldman Sachs bahkan menilai potensi kenaikan harga emas bisa menembus $4,000 per troy ounce lebih cepat dari perkiraan semula, seiring meningkatnya pembelian oleh bank sentral, investor ritel melalui ETF, serta diversifikasi aset yang bergeser dari obligasi ke emas. Dengan latar belakang ketidakpastian politik, penurunan tingkat kepercayaan konsumen, serta ekspektasi perlambatan ekonomi global, emas tetap dipandang sebagai komoditas dengan prospek penguatan jangka menengah hingga panjang.
Secara teknikal, emas dibuka di $3,857 dan masih memperlihatkan kecenderungan bullish meskipun bergerak dengan volatilitas tinggi. Resistance terdekat berada di $3,895 yang sekaligus menjadi area rekor tertinggi, dengan potensi lanjutan ke $3,910 hingga $3,930 bila tekanan beli berlanjut. Sementara itu, support terdekat berada di $3,860, dengan area $3,840 hingga $3,820 menjadi batas pertahanan penting. Selama harga bertahan di atas zona tersebut, tren jangka menengah emas tetap terjaga, meskipun ruang koreksi jangka pendek ke $3,800 masih terbuka.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
5:05pm | USD | FOMC Member Williams Speaks | - | - | - |
7:30pm | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
Tentative | USD | Average Hourly Earnings m/m | - | 0.3% | 0.3% |
Tentative | USD | Non-Farm Employment Change | - | 52K | 22K |
Tentative | USD | Unemployment Rate | - | 4.3% | 4.3% |
8:20pm | GBP | BOE Gov Bailey Speaks | - | - | - |
8:35pm | USD | FOMC Member Miran Speaks | - | - | - |
8:45pm | USD | Final Services PMI | - | 53.9 | 53.9 |
9:00pm | USD | ISM Services PMI | - | 51.8 | 52.0 |