Home
>
News
>
Publication
>
Pelemahan Harga Minyak dan Yield AS Topang Harga Emas
Pelemahan Harga Minyak dan Yield AS Topang Harga Emas
Thursday, 21 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1624

0.06%

GBPUSD

1.3438

0.01%

AUDUSD

0.7149

-0.24%

NZDUSD

0.5867

0.03%

USDJPY

158.91

-0.03%

USDCHF

0.7869

-0.05%

USDCAD

1.3743

0.07%

GOLDUD

4544.62

0.49%

USD/IDR

17,680

0.00%

Fokus Emas:

  1. Pelemahan yield Treasury dan harga minyak menopang rebound emas
  2. Risalah The Fed perkuat kekhawatiran inflasi dan peluang suku bunga tinggi lebih lama 

Kamis, 21 Mei 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.554 per troy ons, setelah tekanan dari imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai mereda. Yield Treasury tenor 10 tahun tercatat turun tipis usai sehari sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025. Koreksi yield tersebut memberikan ruang pemulihan bagi emas karena menurunkan opportunity cost aset non-yielding. Selain itu, pelemahan harga minyak mentah Brent turut menopang sentimen pasar setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran berpotensi berakhir dalam waktu dekat, sehingga meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Meski demikian, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati di tengah ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter AS. Risalah rapat Federal Reserve periode April menunjukkan pejabat The Fed masih mewaspadai risiko inflasi akibat perang AS-Iran, terutama jika harga energi kembali meningkat dan inflasi bertahan di atas target 2%. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember 2026 tercatat sebesar 48,6%, sementara peluang suku bunga tetap bertahan pada pertemuan Juni mencapai 89,6%.

Di sisi lain, pasar juga mulai mencermati sejumlah data ekonomi AS lanjutan, termasuk PMI manufaktur dan data klaim pengangguran mingguan, untuk mencari petunjuk tambahan terkait ketahanan ekonomi AS di tengah tekanan inflasi. Pergerakan dolar AS dan harga energi diperkirakan masih menjadi faktor utama yang memengaruhi arah emas dalam jangka pendek. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.480 hingga $4.416, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.580 hingga $4.616. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.316, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.716.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

FOMC Meeting Minutes

-

-

-

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

210K

211K

11:20pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788