Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Melemah Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Harga Emas Melemah Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Tuesday, 19 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1655

-0.04%

GBPUSD

1.3431

-0.07%

AUDUSD

0.7165

-0.25%

NZDUSD

0.5871

-0.22%

USDJPY

158.83

0.06%

USDCHF

0.7846

0.06%

USDCAD

1.3738

0.07%

GOLDUD

4570.36

-0.11%

USD/IDR

17,661

0.00%

Harga Emas Melemah Usai Trump Tunda Serangan ke Iran 

Fokus Emas:

  1. Meredanya tensi geopolitik AS-Iran menekan harga minyak dan mengurangi permintaan safe haven
  2. Lonjakan inflasi AS memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi The Fed 

Selasa, 19 Mei 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.570 per troy ons di tengah kombinasi sentimen inflasi AS yang meningkat dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pasar merespons keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana serangan terhadap Iran guna membuka ruang negosiasi baru dengan Teheran terkait konflik AS-Israel-Iran. Langkah tersebut mendorong penurunan harga minyak mentah lebih dari 2% pada perdagangan Asia. Turunnya harga energi membantu meredakan kekhawatiran inflasi global sekaligus mengurangi permintaan aset safe haven seperti emas.

Di sisi lain, tekanan terhadap emas masih datang dari meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi setelah inflasi tahunan AS April 2026 naik menjadi 3,8% yoy dari sebelumnya 3,3% yoy pada Maret. Kondisi tersebut memperkuat pandangan pasar bahwa Federal Reserve berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan membatasi ruang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Pergantian kepemimpinan The Fed juga menjadi perhatian investor, seiring Kevin Warsh dijadwalkan resmi dilantik sebagai Ketua Federal Reserve pada Jumat mendatang. Pelaku pasar menilai transisi kepemimpinan bank sentral di tengah tekanan inflasi tinggi dapat meningkatkan volatilitas pasar keuangan global, termasuk pergerakan emas.

Meski pelemahan dolar AS sempat memberikan dukungan terbatas terhadap harga emas karena membuat logam mulia lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sentimen pasar secara keseluruhan masih cenderung berhati-hati. Investor kini menanti sejumlah rilis data ekonomi AS lanjutan, termasuk data penjualan ritel dan survei aktivitas manufaktur untuk mengukur ketahanan ekonomi AS di tengah tekanan inflasi dan tingginya harga energi. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.503 hingga $4.439, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.607 hingga $4.647. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.335, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.751.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:35am

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

7:00pm

USD

FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

7:15pm

USD

ADP Weekly Employment Change

-

-

33.0K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788