Senin, 08 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah di level US$4.321 per troy ons melemah melanjutkan tren koreksi yang dipicu oleh menguatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat di Amerika Serikat.
Senin, 08 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini masih bertahan di area 1.3950. Tren kenaikan yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir masih mendapat dukungan dari sentimen positif terhadap dolar AS, meskipun laju penguatannya mulai melambat. Pelaku pasar kini mulai mengevaluasi kembali prospek kebijakan moneter Federal Reserve setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan kondisi pasar kerja yang tetap kuat dan mampu mempertahankan optimisme terhadap ekonomi AS.
Senin, 08 Juni 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak bergerak terkoreksi bullish menyusul aksi saling serang Israel - Iran yang memicu kekhawatiran akan membuat situasi di wilayah regional kembali memuncak, dan sekaligus meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai AS - Iran dalam waktu dekat.
Jumat, 05 Juni 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari data penurunan ekspor minyak Iran dan gangguan di terminal minyak Oman. Selain itu, proyeksi optimis OPEC akan pertumbuhan permintaan turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Jumat, 05 Juni 2025 - Pasangan mata uang ini bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah ke area 1,1613 pada perdagangan terbaru. Pelaku pasar memilih untuk mengurangi aktivitas transaksi menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dinilai berpotensi menjadi katalis utama bagi arah pergerakan pasar. Fokus investor tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Mei, yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi AS dan prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Jumat, 05 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah di level US$4.474 per troy ons seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek suku bunga AS.
Kamis, 04 Juni 2026 – Harga emas dibuka menguat di level US$4.431 per troy ons di tengah meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi meredanya konflik di Timur Tengah.
Kamis, 04 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini terkoreksi ke area 159,88 setelah sebelumnya mencatat penguatan selama empat sesi berturut-turut. Pergerakan ini terjadi seiring berkurangnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven setelah muncul perkembangan positif dari Timur Tengah. Kesepakatan antara Israel dan Lebanon untuk kembali menerapkan gencatan senjata melalui mediasi Amerika Serikat membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik regional dan mendorong perbaikan sentimen risiko global.