Home
>
News
>
Publication
>
Emas Turun, Data Tenaga Kerja AS Perkuat Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
Emas Turun, Data Tenaga Kerja AS Perkuat Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
Monday, 08 June 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1511

0.10%

GBPUSD

1.3330

0.02%

AUDUSD

0.7027

0.27%

NZDUSD

0.5782

0.21%

USDJPY

160.25

0.06%

USDCHF

0.7959

0.24%

USDCAD

1.3939

0.08%

GOLDUD

4321.32

-0.06%

USD/IDR

18,035

0.00%

Fokus Emas:

  1. Data Ketenagakerjaan AS Perkuat Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
  2. Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Permintaan Bank Sentral 

Senin, 08 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah di level US$4.321 per troy ons melemah melanjutkan tren koreksi yang dipicu oleh menguatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat di Amerika Serikat. Tekanan meningkat setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja Mei yang melampaui ekspektasi pasar. Sejumlah pejabat Federal Reserve, termasuk Presiden Cleveland Fed Beth Hammack, menegaskan bahwa pasar tenaga kerja masih berada dalam kondisi yang mendekati full employment, sementara tekanan inflasi yang masih tinggi dapat membuka ruang bagi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut apabila diperlukan.

Di sisi lain, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Indeks Bloomberg Dollar Spot tercatat naik 0,1%, melanjutkan kenaikan sekitar 1,1% sepanjang pekan sebelumnya. Kondisi tersebut mengurangi daya tarik emas karena meningkatkan biaya peluang memegang emas. Selain itu, kenaikan harga minyak akibat memanasnya kembali konflik di Timur Tengah turut memperkuat kekhawatiran terhadap inflasi global. Iran dilaporkan meluncurkan beberapa gelombang rudal ke wilayah Israel sebagai respons atas meningkatnya ketegangan regional, sementara upaya diplomasi yang didorong Presiden Donald Trump masih terus berlangsung.

Meski demikian, penurunan harga emas masih mendapat penopang dari permintaan bank sentral global. People’s Bank of China (PBoC) dilaporkan kembali menambah cadangan emas sekitar 10 ton pada bulan lalu. Permintaan institusional tersebut menunjukkan bahwa diversifikasi cadangan devisa ke aset emas masih berlanjut di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Ke depan, perhatian investor akan tertuju pada data Consumer Price Index (CPI) AS yang dijadwalkan rilis pekan ini. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.265 hingga $4.203, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.435 hingga $4.543. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.033, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.713.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

10:00 PM

USD

Consumer Inflation Expectations May

-

3.8%

3.6%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788