Home
>
News
>
Publication
Selasa, 25 Maret 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari OPEC+ yang kemungkinan tetap melanjutkan rencana kenaikan pasokan pada bulan Mei, dan sinyal positif kemajuan dalam pembicaraan antara Rusia dengan AS. Meksi demikian, pengetatan pasokan Venezuela dan proyeksi terbaru Goldman Sachs berpotensi mendorong minyak kembali menguat.
Selasa, 25 Maret 2025 – Harga emas melemah ke level $3.015 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, tertekan oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran pasar terkait kebijakan tarif serta sikap hati-hati Federal Reserve terhadap pemangkasan suku bunga.
Senin, 24 Maret 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari rencana peningkatan produksi Irak, dan peringatan China akan meningkatnya ketidakstabilan ekonomi. Meski demikian, eskalasi tensi geopolitik di Ukraina dan Gaza membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Senin, 24 Maret 2025 – Mata uang Loonie naik ke zona 1.4342. Pasangan mata uang Loonie naik didorong oleh penguatan Dolar AS yang mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang tetap ketat. Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa inflasi akibat tarif bersifat sementara, namun ketidakpastian ekonomi meningkat. Selain itu, meningkatnya ketegangan perdagangan global akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump mendorong permintaan aset safe-haven seperti USD. Data manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan juga meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Senin, 24 Maret 2025 – Harga emas turun ke level $3.026 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, tertekan oleh ekspektasi kebijakan tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump, meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, serta optimisme perundingan Ukraina-AS.
Jumat, 21 Maret 2025 – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2958. Penurunan kinerja Poundsterling dikaitkan dengan katalis penguatan yang terjadi pada kinerja mata uang USD. Dolar AS terus menguat setelah Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga di 4,25%-4,50% dan tetap pada proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Meskipun pasar mulai memperhitungkan potensi pelonggaran moneter, pandangan hawkish Fed tetap mendukung dolar. Selain itu, data ekonomi AS yang relatif kuat, seperti klaim pengangguran awal yang tetap stabil di 223K dan tekanan inflasi yang masih tinggi, memperkuat posisi greenback. Ketidakpastian terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump juga menciptakan permintaan untuk aset safe-haven, yang turut menopang dolar AS dalam jangka pendek.
Jumat, 21 Maret 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini laju pergerakan harga minyak menguat mendekati level $70 per barel didukung oleh pengumuman rencana pemangkasan baru OPEC+, dan kembali memudarnya harapan gencatan senjata antara Rusia dengan Ukraina. Meski demikian, sinyal eskalasi tensi antara AS dengan China membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Jumat, 21 Maret 2025 – Harga emas bergerak turun namun bertahan di level $3.045 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, mencerminkan dukungan dari ekspektasi pemangkasan suku bunga AS serta meningkatnya permintaan safe haven akibat ketidakpastian global.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788