Di era modern ini, penghasilan tidak hanya didapat dari bekerja di luar rumah atau di kantor saja. Kita tahu bahwa beberapa peran menyulitkan kita untuk mencari penghasilan di luar rumah, seperti ibu rumah tangga atau pelajar. Selain sebagai penghasilan tambahan, pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah juga berguna dalam menghadapi kondisi kritis, seperti seperti pandemi COVID-19 saat ini.
Revolusi industri 4.0 pertama kali dibahas secara global dalam World Economic Forum di Davos pada Januari 2016. Di saat yang sama, Klaus Schwab, pendiri sekaligus ketua eksekutif World Economic Forum, meluncurkan buku yang berjudul “The Fourth Industrial Revolution”, dimana buku ini menjadi dasar pemahaman global tentang bagaimana dunia saat ini sudah memasuki era revolusi industri yang keempat.
Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa COVID-19 yang pada awal penyebarannya disebut coronavirus disease sebagai pandemi global pertama sejak wabah H1N1 atau flu babi pada tahun 2009 silam
Jika ditanya apa yang menggerakan harga komoditas, tentunya semua akan setuju bahwa itu semua akan kembali ke hukum pasar yakni supply and demand (permintaan dan penawaran). Lantas, untuk komoditi minyak mentah sendiri apa yang dapat mempengaruhi faktor supply and demand tersebut?
Volatilitas si Emas Hitam (minyak mentah) melonjak di bulan April ini. Tak tanggung-tanggung, di awal kuartal kedua 2020 harga minyak mentah dunia pun anjlok tajam hingga mencapai level terendahnya sepanjang sejarah.
Hari ini (23/Maret) Rupiah kembali melanjutkan pelemahan yang terjadi pekan lalu. Tidak main-main, berdasarkan situs Bank Indonesia siang ini, kurs jual Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat berada di level 16.691