Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Jumat, 12 Desember 2025 - Pasangan USDCHF dibuka di 0.7954 dan turun -0.23%. USD/CHF melemah tajam dalam beberapa sesi terakhir dan jatuh menuju area 0.7985 akibat kombinasi pelemahan USD secara global serta dukungan kuat terhadap Franc setelah keputusan Swiss National Bank (SNB). SNB mempertahankan suku bunga di 0%, sejalan ekspektasi, namun keputusan ini justru memperkuat CHF karena menunjukkan bahwa bank sentral tidak melihat urgensi untuk melonggarkan kebijakan lebih jauh. Dengan inflasi Swiss yang hampir nol dan proyeksi inflasi jangka panjang yang sangat stabil bahkan hanya 0.2% pada 2025 dan 0.3% pada 2026 market memandang CHF sebagai salah satu mata uang paling stabil dan paling rendah risiko inflasi di G10. Walau ekonomi Swiss sempat berkontraksi pada kuartal III akibat turunnya ekspor farmasi, SNB menilai outlook sedikit membaik berkat menurunnya tarif AS dan membaiknya pertumbuhan global, sehingga memberikan fondasi fundamental yang solid bagi kekuatan Franc.
Thursday, 11 December 2025
Publication
Kamis, 11 Desember 2025 – Dilihat dari dinamika di awal Desember, stabilisasi CPO dan penguatan TBS di beberapa wilayah, pasar sawit diprediksi membawa suasana hati yang lebih baik bagi petani dan produsen pada hari ini. Jika permintaan global tetap positif, dan tidak ada tekanan eksternal yang besar pada minyak nabati atau kebijakan ekspor, ada potensi harga CPO melanjutkan penguatan moderat.
Kamis, 11 Desember 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish seiring dibebani oleh sentimen dari meningkatnya harapan kesepakatan fase kedua gencatan senjata Gaza, dan sinyal potensi Ukraina untuk mengakhiri perang dengan Rusia.
Kamis, 11 Desember 2025 - Yen Jepang dibuka di 156.04 dan melemah terhadap dolar AS sebesar -0.31%. USD/JPY mencatat penurunan signifikan menuju area 156.00 pada awal sesi Asia, dipicu oleh melemahnya Dolar AS setelah Federal Reserve resmi menurunkan suku bunga sebesar 25 bps ke kisaran 3.50%-3.75%. Meski langkah tersebut sudah sepenuhnya dipricing oleh pasar, kombinasi dari nada kebijakan yang lebih “netral” dan penekanan berulang pada pelemahan pasar tenaga kerja memperlemah daya tarik USD. Fed menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi AS mulai melambat, disertai normalisasi kondisi tenaga kerja yang dinilai memberi ruang bagi kebijakan moneter yang lebih longgar ke depan. Prospek pemangkasan suku bunga lanjutan pada 2026 meski lebih sedikit dari ekspektasi pasar sebelumnya tetap menekan imbal hasil obligasi AS. Situasi ini membuat investor mengurangi eksposur terhadap Dolar dan mendorong USD/JPY untuk bergerak lebih rendah di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven.
Kamis, 11 Desember 2025 – Harga emas naik pada level $4.228 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didorong oleh keputusan The Fed yang memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 3,50–3,75%.
Rabu, 10 Desember 2025 – Tren CPO yang menunjukkan kenaikan, walaupun tipis, ini bisa menjadi sinyal pasar domestik mulai stabil. Prediksi jangka menengah menunjukkan bahwa harga CPO global berpotensi menghadapi tekanan menuju 2026 dipengaruhi oleh pemulihan produksi global dan normalisasi stok sehingga dibutuhkan strategi cermat dari petani dan pelaku industri.
Rabu, 10 Desember 2025 - Harga minyak pagi terpantau bergerak terkoreksi naik tipis pasca dirilisnya laporan stok terbaru API. Meski demikian, potensi bearish masih cukup kuat dilihat dari beberapa sentimen seperti laporan terbaru EIA, desakan China untuk menolak praktik proteksionisme, dan pernyataan dukungan AS terhadap Jepang.
Rabu, 10 Desember 2025 – Poundsterling dibuka di 1.3304 dan turun -0.12%. GBP/USD kembali berada di bawah tekanan memasuki paruh pertama pekan ini, seiring pasar global menumpuk eksposur terhadap Dollar AS menjelang keputusan penting Federal Reserve pada 10 Desember. Meskipun pemangkasan suku bunga oleh The Fed diperkirakan hampir pasti terjadi dengan probabilitas pasar berada di kisaran 85-90 persen investor melihat bahwa dampak terbesar bukan pada keputusan itu sendiri, melainkan pada detail komunikasi yang menyertainya. Pelaku pasar khawatir bahwa Powell, dalam salah satu konferensi pers terakhir sebelum transisi kepemimpinan The Fed pada 2026, dapat memberikan sinyal yang lebih berhati-hati mengenai arah suku bunga jangka panjang. Di tengah inflasi AS yang masih “lengket” dan data tenaga kerja seperti JOLTS serta ADP yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja belum benar-benar melemah, ruang untuk sikap dovish yang agresif menjadi semakin sempit. Ekspektasi bahwa The Fed mungkin menahan pelonggaran yang terlalu cepat membuat arus kapital kembali masuk ke USD, sehingga menekan Pound dan mendorong GBP/USD melemah konsisten.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788