Home
>
News
>
Publication
>
Iran Ancam Serang Pangkalan AS, Laju Minyak Ikut Melaju Positif
Iran Ancam Serang Pangkalan AS, Laju Minyak Ikut Melaju Positif
Monday, 09 February 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1808

0.21%

GBPUSD

1.3586

0.25%

AUDUSD

0.7005

0.46%

NZDUSD

0.6007

0.43%

USDJPY

157.22

-0.64%

USDCHF

0.7753

-0.12%

USDCAD

1.3673

-0.17%

GOLDUD

4,989.93

1.16%

COFU

62.99

0.05%

USD/IDR

16,821

0.36%

Fokus Crude Oil:

  • Iran ancam serang pangkalan militer AS di kawasan Teheran, jika AS sampai melancarkan serangan, kata Araghchi.
  • Kilang minyak India hindari pembelian minyak Rusia untuk pengiriman bulan April, dan kemungkinan akan berlanjut dalam waktu lama.

************************************************************

Senin, 09 Februari 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh sentimen dari sinyal menguatnya kembali tensi antara AS dengan Iran. Meski demikian, tekanan terhadap minyak Rusia serta potensi kemajuan dalam pembicaraan damai Rusia - Ukraina membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Sabtu memperingatkan bahwa meskipun Teheran tidak mungkin menyerang wilayah AS, namun Teheran akan menargetkan pangkalan AS di kawasan itu jika pasukan AS melancarkan serangan. Ancaman tersebut kembali meningkatkan tensi antara AS dengan Iran karena muncul tepat sehari setelah Araghchi mengatakan bahwa pembicaraan nuklir tidak langsung dengan AS di Oman adalah awal yang baik dan bahwa ada konsensus untuk negosiasi akan berlanjut.

Masih terkait Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diperkirakan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada 18 Februari di Washington untuk membahas negosiasi dengan Iran, kata kantor Netanyahu pada hari Sabtu. Setiap negosiasi harus mencakup pembatasan rudal balistik dan penghentian dukungan untuk poros Iran, kata kantor Netanyahu.

Sementara itu, kilang minyak India menghindari pembelian minyak Rusia untuk pengiriman pada bulan April dan diperkirakan akan menjauhi perdagangan tersebut untuk waktu yang lebih lama, kata sumber penyulingan dan perdagangan. Konsumsi minyak Rusia oleh India dilaporkan turun ke level terendah dalam dua tahun pada bulan Desember.

Turut membebani harga, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Sabtu mengatakan AS mendesak agar perang dengan Rusia dapat berakhir pada Juni, menambahkan bahwa kedua pihak telah diundang ke AS untuk melakukan pembicaraan minggu depan. Zelensky juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengkonfirmasi kehadiran dalam pertemuan yang kemungkinan akan berlangsung di Miami.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $65 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $60 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

23:00

USA - Consumer Infaltion Expectations

 

3.4%

3.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788