Home
>
News
>
Publication
>
Sawit Menguat di Awal Februari: Optimisme CPO dan TBS Mengalir Hingga Tingkat Petani
Sawit Menguat di Awal Februari: Optimisme CPO dan TBS Mengalir Hingga Tingkat Petani
Friday, 06 February 2026

Jumat, 6 Februari 2026 – Pergerakan harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan Tandan Buah Segar (TBS) terus menunjukkan dinamika positif yang memberi harapan bagi pelaku usaha sawit dan petani di Indonesia.

Berdasarkan data perdagangan terbaru dan indikator pasar global, momentum positif tampak dominan menjelang perdagangan tanggal 6 Februari 2026, mencerminkan optimisme di pasar komoditas sawit, Pada perdagangan 5 Februari 2026, harga kontrak CPO di Bursa Malaysia Derivatives Exchange untuk pengiriman bulan yang sama ditutup pada MYR 4.119 per ton, meskipun mengalami sedikit koreksi harian, tetap berada di level yang kuat secara historis.

Hal ini sejalan dengan proyeksi analis yang mempertahankan asumsi harga CPO RM4.000–RM4.300/ton untuk bulan ini, Secara keseluruhan, meski ada sedikit koreksi harian, tren jangka menengah tetap positif seiring permintaan global tetap solid dan biodiesel menjadi faktor peningkat permintaan, dan harga TBS sawit di tingkat petani dan kebun di beberapa wilayah Indonesia juga mencatat kenaikan tipis hingga moderat, yang terutama didorong oleh permintaan pabrik pengolahan dan harga CPO yang tetap kompetitif, seperti yang terjadi di wilayah Sumatera Utara, Harga TBS per kg pada awal Februari menunjukkan angka yang kuat, dengan kelompok umur produktif (10–20 tahun) tetap mencatat harga tinggi, mengindikasikan penerimaan harga yang lebih baik bagi petani, menurut Data Palm Oil News, Rata-rata harga TBS dari beberapa provinsi dilaporkan naik antara Rp31 hingga Rp131 per kg selama periode akhir Januari hingga awal Februari 2026, menandakan perbaikan pendapatan untuk petani plasma dan swadaya.


Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

Beberapa faktor fundamental turut memperkuat sentimen positif pada pasar sawit:

  • Permintaan global yang kuat terhadap CPO sebagai bahan pangan dan industri biodiesel mendukung harga tetap kokoh.
  • Proyeksi mandat biodiesel di Indonesia dan strategi peningkatan penggunaan domestik berpotensi menambah tekanan permintaan positif.
  • Harga TBS yang menguat di wilayah produksi utama petani menunjukkan sinergi pasar antara harga CPO dan harga buah sawit di lapangan, yang berdampak baik bagi kesejahteraan petani.

Menjelang perdagangan 6 Februari 2026, analis dan pelaku pasar memperkirakan:

  • Harga CPO akan bergerak stabil hingga sedikit menguat, jika data stok atau ekspor yang akan dirilis dalam beberapa hari mendukung tren permintaan tinggi.
  • Harga TBS diperkirakan tetap berada dalam jalur positif, mencerminkan kesinambungan hubungan antara harga mentah sawit dan buah segar di tingkat petani.

Para pelaku industri memandang bahwa posisi harga saat ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental komoditas sawit, sekaligus peluang jangka panjang bagi petani dan eksportir.

 

Penulis: Yohanes Ferdinan Silaen

 

Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788