Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Senin, 28 April 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish tertekan oleh sentimen dari meredupkan harapan de-eskalasi perang tarif AS dengan China, dan potensi tercapainya kesepakatan damai di Ukraina. Meski demikian, memanasnya situasi di Iran di tengah berlangsungnya negosiasi nuklir membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Senin, 28 April 2025 – Harga emas turun ke level $3.326 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring berkurangnya permintaan aset safe haven di tengah mencairnya ketegangan dagang AS-Tiongkok dan penguatan dolar AS.
Jumat, 25 April 2025 – Harga emas naik ke level $3.349 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya keraguan pasar terhadap arah negosiasi dagang AS-Tiongkok. Sentimen risk-off kembali mendominasi karena kurangnya kejelasan dalam pembicaraan bilateral kedua negara, sehingga mempertahankan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Jumat, 25 April 2025 – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.3338. Performa mata uang Pound Inggris (GBP) menguat terhadap Dolar AS (USD), setelah sebelumnya mengalami tekanan selama dua hari berturut-turut. Pasangan mata uang GBPUSD naik ke kisaran 1.3317, mencatat kenaikan sekitar 0.4%. Penguatan ini terjadi seiring pelemahan Dolar AS akibat meningkatnya ketidakpastian seputar kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap China. China secara tegas menolak tekanan AS untuk membuka kembali perundingan dagang dan menuntut pencabutan seluruh tarif unilateral, yang menyebabkan kekhawatiran pasar dan menekan Greenback. Ketegangan ini membuat investor beralih ke aset dengan risiko lebih tinggi, mendorong reli Pound meskipun data ekonomi Inggris sendiri masih lemah.
Jumat, 25 April 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat tipis didukung oleh sentimen dari sinyal meredanya perang tarif antara AS dengan China, dan eskalasi konflik di wilayah regional Timur Tengah. Meski demikian, proyeksi pesimis IMF dan rencana UE menghentikan impor bahan bakar fosil Rusia membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Kamis, 24 April 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak tertekan dibebani oleh sentimen dari isyarat peningkatan perselisihan internal OPEC+ yang mengarah pada percepatan peningkatan produksi. Selain itu, potensi tambahan pasokan Venezuela ke pasar minyak global, dan laporan stok terbaru EIA membuat laju minyak semakin tertahan.
Kamis, 24 April 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1351. Performa pasangan mata uang Euro mengalami penguatan setelah sempat terkoreksi akibat rilis data PMI zona euro yang mengecewakan. Indeks PMI jasa di kawasan euro turun ke 48.8 dari sebelumnya 50.9, menandai kontraksi pertama sejak November 2024, sementara PMI manufaktur tetap berada di bawah ambang 50 meskipun mencatat kenaikan tipis ke 48.7. Di Jerman, sebagai motor ekonomi Eropa, kondisi serupa terjadi: sektor jasa menyusut ke 49.7, sementara manufaktur melemah ke 48.0. Data ini memperkuat pandangan bahwa pemulihan ekonomi di kawasan euro masih rapuh, dan meningkatkan ekspektasi pasar bahwa European Central Bank (ECB) akan kembali memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Kamis, 24 April 2025 – Harga emas menguat ke level $3.306 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, mencatatkan rebound moderat setelah menyentuh level terendah dalam sepekan pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh aksi beli teknikal di tengah stabilisasi sentimen pasar, seiring dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menegaskan bahwa dirinya tidak akan memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788