Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 23 April 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6381. Pasangan mata uang Dollar Australia bergerak stabil setelah sempat terkoreksi pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring rilis data awal PMI dari Judo Bank yang menunjukkan ekspansi sektor manufaktur dan jasa Australia selama tujuh bulan berturut-turut. Meskipun angka manufaktur dan jasa sedikit melambat dari bulan sebelumnya PMI manufaktur di 51.7 dan jasa di 51.4 data ini tetap berada di atas level 50, mengindikasikan pertumbuhan. Hal ini memberikan sinyal positif bahwa ekonomi domestik Australia masih solid meski berada dalam tekanan global. Kinerja AUD juga didukung oleh ekspektasi investor bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) belum akan terburu-buru mengubah kebijakan suku bunga meski ketidakpastian masih membayangi.
Wednesday, 23 April 2025
Publication
Rabu, 23 April 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak pada tren bullish dipicu oleh sentimen dari pemberian sanksi terbaru AS terhadap Iran di tengah berlangsungnya negosiasi nuklir, meningkatnya ketegangan di wilayah Timur Tengah, dan laporan stok terbaru AS. Meski demikian, ancaman perang tarif masih terus membayangi pergerakan minyak lebih lanjut.
Rabu, 23 April 2025 – Harga emas terkoreksi ke level $3.324 per troy ons pada awal sesi perdagangan ini, dipicu oleh membaiknya sentimen pasar terhadap prospek hubungan dagang AS-Tiongkok serta berkurangnya ketegangan seputar independensi Federal Reserve.
Selasa, 22 April 2025 – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 140.50. Kinerja Pasangan USDJPY melemah tajam dan saat ini bergerak mendekati level 140.50, menyentuh titik terendah sejak September 2024. Tekanan terhadap Dolar AS (USD) makin kuat setelah Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, bahkan mengancam untuk memecatnya jika suku bunga tidak segera diturunkan. Ketidakpastian atas independensi bank sentral AS membuat investor kehilangan kepercayaan pada Greenback. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) terjun ke kisaran 98.00, level terendah dalam tiga tahun terakhir. Dalam situasi ini, permintaan terhadap Yen Jepang (JPY) meningkat sebagai aset safe haven.
Selasa, 22 April 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat dipicu oleh sentimen dari rilisnya data positif ekonomi terbaru China, dan eskalasi konflik di Eropa timur. Meski demikian, ancaman perang dagang serta potensi peningkatan output dari AS membatasi tren bullish minyak lebih lanjut.
Selasa, 22 April 2025 – Harga emas dibuka menguat signifikan di awal sesi perdagangan hari ini, menembus level $3.427 per troy ons, seiring meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah kekhawatiran investor terhadap ketegangan geopolitik dan arah kebijakan moneter AS.
Senin, 21 April 2025 - Pada pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau melaju bearish dibebani oleh sentimen dari potensi eskalasi konflik dagang antara AS dengan China. Selain itu, tekanan lebih lanjut datang dari kemajuan positif negosiasi nuklir Iran, dan proyeksi pesimis Rusia akan harga minyak mentah tahun ini.
Senin, 21 April 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1500. Kinerja mata uang Euro menguat tajam lebih dari 1%, menembus level psikologis 1.1500 untuk pertama kalinya sejak November 2021. Sentimen negatif terhadap Dolar AS masih mendominasi, didorong oleh kekhawatiran resesi, ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed, dan kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang terus berubah-ubah. Langkah terbaru Gedung Putih untuk mengenakan tarif pada kapal-kapal China serta investigasi atas impor mineral semakin membebani Greenback dan mendorong investor untuk beralih ke mata uang utama lain seperti Euro.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788