Home
>
News
>
Publication
Selasa, 25 November 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish pasca pernyataan Novak terkait perluasan ekspor minyak Rusia ke China, dan potensi tambahan pasokan dari kilang minyak terbesar dunia. Meski demikian, sinyal eskalasi situasi di Eropa timur dan Timur Tengah membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Selasa, 25 November 2025 – Harga emas turun ke level $4.135 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Komentar Presiden The Fed New York John Williams yang menyatakan bahwa suku bunga AS dapat diturunkan “dalam waktu dekat” tanpa mengganggu target inflasi maupun memperlemah pasar tenaga kerja memperkuat pandangan pasar terhadap pelonggaran kebijakan. Probabilitas pemotongan suku bunga bulan depan kini mencapai 79%, berdasarkan CME FedWatch.
Selasa, 25 November 2025 – Yen Jepang dibuka di 156.91 dan melemah terhadap dolar AS sebesar -0.23%. USD/JPY mulai menunjukkan tekanan pelemahan seiring Yen mendapatkan dorongan dari meningkatnya spekulasi intervensi pemerintah Jepang. Pernyataan tegas dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama yang menegaskan kesiapan pemerintah untuk mengambil tindakan bila terjadi volatilitas berlebihan membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam menekan Yen. Nada ancaman yang paling keras tahun ini tersebut muncul di saat Dolar AS kehilangan sebagian momentumnya akibat komentar pejabat Federal Reserve yang mulai mengarah pada peluang pemangkasan suku bunga, sehingga semakin menambah tekanan pada USD/JPY.
Senin, 24 November 2025 – Harga emas turun ke level $4.067 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, dipengaruhi oleh kombinasi sentimen politik AS, ekspektasi kebijakan The Fed, dan perkembangan geopolitik global. Setelah government shutdown selama 43 hari berakhir, pemerintah merilis data tenaga kerja tertunda yang menunjukkan nonfarm payrolls naik 119.000 pada Oktober, sementara tingkat pengangguran naik ke level tertinggi dalam empat tahun. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 74% pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember, meningkat dari sebelumnya 40% seiring munculnya komentar bernada dovish dari pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed New York John Williams.
Senin, 24 November 2025 – Harga CPO global mungkin tetap stabil atau sedikit rebound, terutama jika muncul berita bahwa pasokan memang mulai menurun atau jika ada laporan impor yang menggembirakan dari negara konsumen besar seperti India.
Senin, 24 November 2025 – Euro dibuka di 1.1516 dan melemah -0.13%. EUR/USD kembali melemah seiring tekanan berlapis dari data PMI Eurozone yang menunjukkan pelemahan aktivitas, khususnya di Jerman, yang kembali jatuh ke wilayah kontraksi. Manufacturing PMI turun ke 49.7 dan Services PMI melambat, menandakan bahwa momentum pemulihan kawasan belum stabil. Kondisi ini membuat pasar semakin yakin bahwa ECB akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini, sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga baru segera tertutup. Pernyataan sejumlah pejabat ECB, termasuk Christine Lagarde dan Gabriel Makhlouf, yang menegaskan sikap “vigilant tetapi berhati-hati”, tidak cukup memberikan dukungan bagi Euro karena inflasi sudah berada dekat target 2% dan pertumbuhan masih rapuh.
Senin, 24 November 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau masih melanjutkan tren bearish terbebani oleh harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai yang mengakhiri perang Rusia - Ukraina, dan sekaligus memicu potensi pencabutan sanksi AS terhadap Rusia. Meski demikian, isyarat eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi katalis yang membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Jumat, 21 November 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6437 dan menguat 0.31%. AUD/USD memperoleh dorongan penguatan setelah data awal PMI Australia menunjukkan ekspansi yang lebih solid di seluruh sektor utama. Manufacturing PMI naik di atas level 50 menjadi 51.6, menandakan kembalinya momentum produksi, sementara Services PMI dan Composite PMI melanjutkan tren ekspansi yang stabil. Data ini memperkuat pandangan bahwa aktivitas ekonomi Australia masih resilien meskipun tekanan inflasi tetap tinggi. Komentar dari RBA, khususnya pernyataan Assistant Governor Sarah Hunter yang menegaskan bahwa pertumbuhan di atas tren dapat memicu tekanan inflasi baru, semakin menggarisbawahi sikap hati-hati bank sentral. RBA mengindikasikan bahwa mereka tidak akan menanggapi data tunggal secara reaktif, melainkan menilai konsistensi tren ekonomi. Dengan pertumbuhan upah yang stabil, pasar tenaga kerja yang tetap ketat, serta inflasi yang sulit turun, AUD mendapatkan dukungan fundamental karena pasar mulai meyakini bahwa RBA kemungkinan mempertahankan suku bunga lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788