Harga minyak pada penutupan pekan pagi ini terpantau menguat dan bergerak di kisaran harga IDR 893,000 - 901,000 per barel, didukung oleh sinyal positif membaiknya situasi ekonomi di AS dan Eropa yang meningkatkan harapan pemulihan permintaan bahan bakar.
Kamis, 22 April 2021 - Harga minyak terpantau masih berada dalam tren bearish dan pagi ini bergerak di kisaran harga IDR 879,000 - 888,000 per barel. Peningkatan stok minyak AS secara tak terduga serta lonjakan kasus Covid-19 di Asia yang memicu kekhawatiran akan potensi penurunan permintaan bahan bakar, membebani pergerakan harga minyak.
Kamis, 22 April 2021 - Harga emas mendekati zona $1800 sejak sesi perdagangan semalam, dengan dukungannya datang dari koreksi yang terjadi pada USD dan tingkat imbal hasil obligasi AS semalam. Emas yang menjadi aset perlindungan terhadap inflasi menjadi pilihan karena tingkat imbal hasil obligasi yang turun membuat emas yang memiliki sifat "mulia" menjadi pilihan.
USDCAD diperdagangkan hijau ke atas zona 1.25100 pagi ini, sebagai uji coba rebound setelah merosot tajam kemarin menyusul momentum penting Bank of Canada (BoC) yang mengejutkan pasar. Seperti yang diharapkan, Bank mempertahankan suku bunga kebijakannya tidak berubah di 0.25% setelah pertemuan kebijakan bulan April.
Rabu, 21 April 2021 - NZDUSD pagi ini kembali bergerak konsolidasi di sekitar zona 0.71700 di tengah fokus yang disumbangkan dari dalam NZ sendiri, namun dikombinasikan dengan aliran suasana risiko pasar. Baru saja dirilis, angka Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Q1 2021 tercatat menurun secara YoY untuk menunjukkan angka 1.5%, di atas 1.4% yang diekspektasi pasar dan hasil rilis sebelumnya.
Rabu, 21 April 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak tertekan di kisaran harga IDR 898,000 - 906,000 per barel, dipicu oleh sentimen dari melonjaknya stok minyak mentah AS dan penurunan aktivitas mengemudi di India yang menjadi salah satu konsumen energi terbesar dunia.
Rabu, 21 April 2021 - Harga emas kembali bergerak dekati zona $1780, kenaikan harga emas ini didorong oleh penurunan tingkat imbal hasil obligasi AS. Tingkat imbal hasil obligasi ini biasanya mempengaruhi kinerja aset emas yang tergolong pelindung terhadap inflasi.
Selasa, 20 April 2021 - Harga emas bergerak bertahan di atas zona $1770 setelah koreksi yang terjadi pada sesi pedagangan semalam akibat kembali menguatnya tingkat imbal hasil obligasi AS.