Senin, 4 Maret 2024 – Harga emas meningkat ke zona ke zona $2080 per troy ons di tengah pelemahan kinerja Dolar AS pasca data ekonomi AS yang menunjukkan manufaktur AS semakin merosot pada bulan Februari memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga AS pada pertemuan mendatang.
Senin, 4 Maret 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY meningkat ke zona 150.10 di tengah Belanja perusahaan Jepang untuk pabrik dan peralatan melonjak pada kuartal keempat dan Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan terlalu dini untuk menyatakan kemenangan terhadap inflasi.
Senin, 04 Maret 2024 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga mnyak kembali bergerak stabil pasca beberap sentimen positif diantaranya komitmen OPEC+ untuk memperpanjang pengurangan produksi hingga bulan Juni, eskalasi tensi di jalur Laut Merah, serta rencana stimulus tambahan pemerintah China.
Jumat, 1 Maret 2024 – Harga emas meningkat ke zona ke zona $2043 per troy ons di tengah laporan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti secara tahunan melemah seperti yang diharapkan. Data inflasi yang lemah diperkirakan akan meningkatkan harapan penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juni.
Jumat, 1 Maret 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDCAD meningkat ke zona 1,3571 terdorong oleh kinerja Dolar stabil pada hari Jumat setelah data menunjukkan inflasi AS tetap lengket tetapi berkurang secara bertahap, menjaga peluang Federal Reserve memangkas suku bunga pada bulan Juni tetap hidup.
Jumat, 01 Maret 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak stabil cenderung bullish didukung oleh sentimen dari proyeksi positif EIA mengenai permintaan minyak AS tahun 2024 dan meningkatnya pesimisme akan potensi gencatan senjata di Gaza. Meski demikian, rilisnya data ekspor Kuwait bulan Februari serta data manufaktur China membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Kamis, 29 Februari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh seruan demonstrasi oleh Hamas yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik antara Israel dengan Hamas, serta ditambah dengan proyeksi peningkatan konsumsi bahan bakar di China. Meski demikian, pernyataan Novak maupun laporan dari EIA membebani pergerakan harga lebih lanjt.