Jumat, 03 Januari 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau masih bertahan pada tren bullish didukung oleh meningkatnya ekspektasi akan pemulihan ekonomi China dan potensi kenaikan jual minyak Saudi. Meski demikian, potensi peningkatan pasokan AS membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Kamis, 2 Desember 2024 – Harga emas meningkat ke zona $2626 per troy ons menyusul data aktivitas manufaktur China yang meningkat selama tiga bulan beruntun pada Desember.
Kamis, 2 Desember 2025 – Harga minyak menguat ke level $71.85 per barel ditengah pemulihan ekonomi Tiongkok dan ekspektasi permintaan bahan bakar menyusul janji Presiden Xi Jinping untuk mendorong pertumbuhan.
Kamis, 02 Desember 2025 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6180. Penurunan ini dipengaruhi oleh penguatan Dolar AS yang didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, dengan hanya dua kali pemotongan yang direncanakan untuk tahun 2025. Selain itu, ketegangan geopolitik, seperti konflik di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina, turut mendorong permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe-haven.
Selasa, 31 Desember 2024 – Harga emas menurun ke zona $2605 per troy ons ditengah penguatan Dolar AS akibat ekspektasi pengurangan tingkat suku bunga The Fed yang lebih kecil.
Selasa, 31 Desember 2024 – Harga minyak menguat ke level $71.15 per barel setelah data menunjukkan aktivitas manufaktur Tiongkok meningkat pada bulan Desember.
Selasa, 31 Desember 2024 – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4330. Kinerja mata uang ini mengalami penurunan di tengah perdagangan yang sepi akibat minggu liburan. Fokus utama pasar minggu ini adalah rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS untuk bulan Desember yang dijadwalkan pada hari Jumat. Federal Reserve (Fed) baru saja menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, dengan proyeksi terbaru menu
Senin, 30 Desember 2024 - Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada awal pekan ini, dengan Brent Crude tercatat di $74,80 per barel dan WTI di $71,10 per barel. Kenaikan ini didorong oleh harapan terhadap pemulihan ekonomi global, terutama dari China, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia. Pemerintah China berencana mengeluarkan obligasi khusus senilai 3 triliun yuan pada 2025 untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, memberikan sentimen positif bagi permintaan energi.