Home
>
News
>
Publication
>
Pemulihan Ekonomi China dan Stimulus Meningkatkan Optimisme Pasar Minyak
Pemulihan Ekonomi China dan Stimulus Meningkatkan Optimisme Pasar Minyak
Thursday, 02 January 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0352

-0.02%

GBPUSD

1.2511

-0.05%

AUDUSD

0.6185

-0.08%

NZDUSD

0.5598

-0.14%

USDJPY

157.24

0.10%

USDCHF

0.9061

0.03%

USDCAD

1.4385

0.10%

GOLDUD

2626.23

0.32%

COFU 

71.85

0.29%

USD/IDR

16150

0.37%

Fokus Crude Oil:

  • Dukungan Data Ekonomi China.
  • Ketegangan Geopolitik yang masih berlangsung.

***********************************************************

Kamis, 2 Desember 2025 – Harga minyak menguat ke level $71.85 per barel ditengah pemulihan ekonomi Tiongkok dan ekspektasi permintaan bahan bakar menyusul janji Presiden Xi Jinping untuk mendorong pertumbuhan.

Aktivitas manufaktur Tiongkok pada hari Selasa menunjukkan Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur resmi Tiongkok turun ke 50,1 di bulan Desember, dibandingkan dengan 50,3 sebelumnya. Angka ini di bawah konsensus pasar 50,3 pada bulan yang dilaporkan. IMP Non-Manufaktur NBS naik ke 52,2 di bulan Desember dibandingkan dengan 50,0 di bulan November dan estimasi 50,2. Data ini menunjukkan bahwa tanda-tanda pemulihan meskipun perlahan, berkat stimulus ekonomi yang diterapkan pemerintah. Hal ini dapat memberikan dorongan bagi pasar minyak, terutama jika pemulihan permintaan terjadi secara konsisten. Selain itu, pihak berwenang Tiongkok telah setuju untuk menerbitkan rekor 3 triliun Yuan ($411 miliar) dalam bentuk obligasi negara khusus pada tahun 2025 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, Presiden Tiongkok Xi mengatakan pada hari Selasa dalam pidato Tahun Barunya bahwa negaranya akan menerapkan lebih banyak kebijakan kebijakan proaktif untuk mendorong pertumbuhan pada tahun 2025.

Perang di Timur Tengah dan Ukraina masih terus berlanjut dan gejolak di kedua wilayah tersebut berpotensi memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga minyak. Fokus pasar juga memantau kebijakan OPEC+ dan perkembangan ketidakpastian masa jabatan kedua presiden Donald Trump.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $75.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68.50 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

8:30pm

US - Unemployment Claims

-

222K

219K

9:45pm

US - Final Manufacturing PMI

-

48.3

48.3

10:00pm

US - Construction Spending m/m

-

0.3%

0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788