| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0352 | -0.02% |
GBPUSD | 1.2511 | -0.05% |
AUDUSD | 0.6185 | -0.08% |
NZDUSD | 0.5598 | -0.14% |
USDJPY | 157.24 | 0.10% |
USDCHF | 0.9061 | 0.03% |
USDCAD | 1.4385 | 0.10% |
GOLDUD | 2626.23 | 0.32% |
USD/IDR | 16150 | 0.37% |
Fokus AUDUSD:
Kamis, 02 Desember 2025 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6180. Penurunan ini dipengaruhi oleh penguatan Dolar AS yang didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, dengan hanya dua kali pemotongan yang direncanakan untuk tahun 2025. Selain itu, ketegangan geopolitik, seperti konflik di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina, turut mendorong permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe-haven.
Faktor eksternal dari China juga berkontribusi pada tekanan terhadap Dolar Australia. Pelemahan Yuan, terutama di pasar offshore, memperburuk sentimen terhadap mata uang ini di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi China. Data terbaru menunjukkan Indeks PMI Manufaktur Caixin China turun menjadi 50,5 pada Desember dari 51,5 di bulan sebelumnya, menunjukkan perlambatan dalam pertumbuhan output dan permintaan. Ketidakpastian ekonomi di China ini memberikan dampak langsung terhadap Dolar Australia, mengingat ketergantungan Australia pada ekspor ke negara tersebut.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada beberapa data ekonomi penting yang dapat mempengaruhi sentimen pasar. Dari China, data PMI Caixin akan menjadi fokus utama, karena angka ini mencerminkan kesehatan sektor manufaktur yang sangat berpengaruh terhadap perdagangan global. Selain itu, laporan ekonomi AS seperti klaim pengangguran mingguan dan PMI Manufaktur S&P Global akan memberikan wawasan tambahan tentang kondisi pasar tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di AS, yang merupakan pendorong utama kebijakan moneter Federal Reserve.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun. Support terdekatnya di zona 0.6150 dan resistance terdekatnya di zona 0.6270. Support lanjutan di zona 0.6110 dan dilanjutkan ke zona 0.6070. Resistance lanjutan di zona 0.6300 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6350.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0350. Pelemahan ini terjadi akibat kebijakan dovish dari European Central Bank (ECB) yang menurunkan suku bunga fasilitas deposito sebesar 100 basis poin menjadi 3% pada 2024, dengan rencana penurunan lebih lanjut hingga 2% pada pertengahan 2025. Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan bahwa bank sentral akan terus berupaya mencapai target inflasi 2% pada 2025. Namun, ketegangan geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina dan ancaman tarif dari pemerintahan Trump yang akan datang memberikan tekanan tambahan pada Euro. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) tetap kuat, didorong oleh imbal hasil obligasi AS yang stabil dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih hati-hati dari Federal Reserve (Fed) pada 2025. Setelah memangkas suku bunga menjadi 4,50% pada akhir 2024, Fed diperkirakan hanya akan melakukan dua pemangkasan suku bunga pada 2025, dibandingkan empat yang diproyeksikan sebelumnya. Kebijakan ini memperkuat dolar AS, meskipun tantangan seperti inflasi dan potensi perang dagang global dapat mempengaruhi dinamika pasar mata uang secara keseluruhan. Support terdekatnya di zona 1.0300 dan resistance terdekatnya di zona 1.0430.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2510. Mata uang Poundsterling menghadapi tekanan akibat meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pendekatan dovish Bank of England (BoE). Pelaku pasar kini memproyeksikan pemangkasan suku bunga sebesar 53 basis poin pada 2025, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 46 basis poin. Selain itu, risiko geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah turut membayangi sentimen terhadap Pound Sterling. Sementara itu, komentar Gubernur BoE Andrew Bailey tentang pendekatan pemotongan suku bunga yang "bertahap" menunjukkan kehati-hatian terhadap prospek ekonomi Inggris yang melambat, menciptakan tantangan tambahan bagi GBPUSD. Di sisi lain, Federal Reserve mengindikasikan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap penurunan suku bunga di 2025, mencerminkan ketidakpastian kebijakan moneter di tengah strategi ekonomi pemerintahan Trump yang akan datang. Support terdekatnya di area 1.2460 dan resistance terdekatnya di zona 1.2590.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5590. Kinerja mata uang Kiwi melemah di tengah ekspektasi investor terhadap data PMI Manufaktur dan Non Manufaktur dari Biro Statistik Nasional (NBS) China. Penguatan Dolar AS terus menjadi hambatan utama bagi pasangan ini, didukung oleh keputusan Federal Reserve (Fed) yang memangkas suku bunga sebesar 0,25% dalam pertemuan Desember dan menurunkan proyeksi pemotongan suku bunga di tahun 2025 menjadi hanya dua kali. Selain itu, data ekonomi AS yang positif, seperti peningkatan Penjualan Rumah Tertunda sebesar 2,2% pada November, memberikan dorongan tambahan bagi Greenback. Namun, langkah stimulus terbaru dari pemerintah China, termasuk pemberian bantuan langsung kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan biaya hidup dan manfaat tambahan bagi pengangguran, memberikan sedikit dukungan bagi Dolar Selandia Baru (NZD). Meski demikian, prospek NZD tetap lemah di tengah ekspektasi kebijakan dovish dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada Februari. Support terdekatnya di area 0.5530 dan resistance terdekatnya di zona 0.5650.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 157.30. Penguatan ini didukung oleh sentimen positif terhadap Dolar AS (USD) di tengah pelemahan Yen Jepang (JPY). Meskipun data inflasi Tokyo CPI untuk Desember menunjukkan kenaikan, dengan inflasi utama mencapai 3,0% secara tahunan, pasar masih meragukan apakah Bank of Japan (BoJ) akan segera menaikkan suku bunga. BoJ tetap pada pendekatan berbasis data, meskipun tekanan untuk bertindak semakin meningkat. Selain itu, penguatan Dolar AS didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketatnya lebih lama dari bank sentral lainnya. Indeks Dolar AS (DXY) tetap stabil di sekitar level 108,00, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS menunjukkan pemulihan setelah melemah pada awal minggu. Sentimen ini menunjukkan optimisme terhadap prospek Dolar AS, meskipun ketidakpastian terkait kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan baru Amerika Serikat tetap menjadi faktor yang diawasi pasar. Support terdekatnya di area 155.60 dan resistance terdekatnya di zona 158.60.
USDCAD – Mata uang Loonie naik ke zona 1.4400. Penguatan harga minyak mentah mendukung Dolar Kanada (CAD) yang terkait komoditas, sementara ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memperlambat laju pemotongan suku bunga pada 2025 memberikan dukungan terhadap Dolar AS (USD). Meskipun rebound harga minyak mentah memberikan pijakan bagi CAD, sentimen terhadap USD tetap positif didukung oleh prospek kebijakan moneter ketat Fed yang diperkirakan akan berlanjut. Di sisi lain, potensi kebijakan perdagangan di bawah pemerintahan baru Donald Trump menjadi perhatian pasar. Pernyataan Trump terkait kemungkinan pengenaan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko telah meningkatkan kekhawatiran mengenai ketegangan perdagangan yang dapat menekan nilai CAD lebih jauh. Namun, sebagai eksportir minyak terbesar ke AS, kenaikan harga minyak memberikan buffer terhadap tekanan negatif pada CAD. Pasar kini menantikan data PMI Manufaktur ISM AS untuk Desember yang dijadwalkan dirilis akhir pekan ini, yang dapat memberikan arah lebih lanjut bagi pasangan USDCAD. Support terdekatnya di zona 1.4290 dan resistance terdekatnya di zona 1.4430.
USDCHF- Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.9070. Sentimen kehati-hatian pelaku pasar dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong aliran dana ke mata uang safe-haven seperti Franc Swiss (CHF). Meskipun ada ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga dengan kecepatan lebih lambat pada 2025, yang dapat mendukung Dolar AS (USD), ketidakpastian geopolitik menjadi faktor yang membatasi penguatan USD terhadap CHF. Terlebih lagi, ketegangan di Gaza yang meningkat dapat memicu kekhawatiran lebih lanjut tentang risiko geopolitik. Di sisi lain, ketidakpastian mengenai kebijakan ekonomi dan inflasi yang tinggi di AS mendorong ekspektasi bahwa Fed akan memperlambat penurunan suku bunga pada 2025, yang membantu mempertahankan daya tarik USD. Namun, ketegangan di Timur Tengah, termasuk serangan Israel di Gaza, dapat menguntungkan CHF sebagai mata uang safe-haven, membatasi potensi penguatan USD. Pasar kini menantikan data PMI Manufaktur ISM AS yang dijadwalkan rilis pada akhir pekan, yang dapat memberikan arah lebih lanjut bagi pergerakan USDCHF. Support terdekatnya di area 0.9010 dan resistance terdekatnya di zona 0.9120.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | NZD | Bank Holiday | - | - | - |
All Day | JPY | Bank Holiday | - | - | - |
8:45am | CNY | Caixin Manufacturing PMI | - | 51.6 | 51.5 |
12:30pm | AUD | Commodity Prices y/y | - | - | -11.8% |
All Day | CHF | Bank Holiday | - | - | - |
2:00pm | GBP | Nationwide HPI m/m | - | 0.1% | 1.2% |
3:15pm | EUR | Spanish Manufacturing PMI | - | 53.6 | 53.1 |
3:30pm | CHF | Manufacturing PMI | - | 48.4 | 48.5 |
3:45pm | EUR | Italian Manufacturing PMI | - | 44.9 | 44.5 |
3:50pm | EUR | French Final Manufacturing PMI | - | 41.9 | 41.9 |
3:55pm | EUR | German Final Manufacturing PMI | - | 42.5 | 42.5 |
4:00pm | EUR | Final Manufacturing PMI | - | 45.2 | 45.2 |
4:00pm | EUR | M3 Money Supply y/y | - | 3.5% | 3.4% |
4:00pm | EUR | Private Loans y/y | - | 0.9% | 0.8% |
4:30pm | GBP | Final Manufacturing PMI | - | 47.3 | 47.3 |
8:30pm | USD | Unemployment Claims | - | 222K | 219K |
9:30pm | CAD | Manufacturing PMI | - | 51.9 | 52 |
9:45pm | USD | Final Manufacturing PMI | - | 48.3 | 48.3 |
10:00pm | USD | Construction Spending m/m | - | 0.3% | 0.4% |