Home
>
News
>
Publication
>
Apa Itu Robot Trading? Bagaimana Peraturannya di Indonesia?
Apa Itu Robot Trading? Bagaimana Peraturannya di Indonesia?
Monday, 31 October 2022

Diperbarui 2024

Apa itu Robot Trading? Berikut Pengertian dan Sistem Kerjanya

Robot trading atau dengan istilah Expert Advisor (EA) merupakan sebuah software komputer yang dapat bekerja secara otomatis untuk memonitor pasar, melakukan kalkulasi peluang entry, menempatkan transaksi, dan melakukan manajemen risiko berdasarkan algoritma yang telah ditanamkan pada basis programnya. Sistem ini tidak bisa berjalan sendiri. Sistem ini dikendalikan oleh seseorang dibaliknya. Pengendalinya harus memiliki pengetahuan tentang operasional robot trading, dan instrumen investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Robot trading merupakan alat bantu dalam trading sehingga tidak perlu dilakukan secara manual. Robot trading berisikan algoritma matematis yang ditanamkan dalam membuat robot untuk mengotomatisasi pengambilan keputusan jual-beli trading. yang sistemnya dibuat dan dikendalikan berdasarkan pendekatan dan kemampuan analisis pasar si pembuat.

Robot trading mampu melakukan analisis teknikal berdasarkan parameter indikator tertentu dan dapat beroperasi selama 24 jam non-stop. Dengan demikian, trader tidak melewatkan peluang trading meskipun pada jam-jam istirahat manusia. Kehadiran robot trading yang berjalan selama 24 jam non stop ini tentunya menguntungkan trader menemukan peluang di pasar. Robot trading dapat memindai pasar mendapatkan peluang berdasarkan parameter, melihat pergerakan pasar dan mengambil tindakan secara cepat dan tepat. Robot trading dapat memindai pasar mendapatkan peluang berdasarkan parameter, melihat pergerakan pasar dan mengambil tindakan secara cepat dan tepat. Robot trading hanya sebagai alat untuk melakukan perdagangan, sehingga bisa untung dan juga bisa rugi. Tidak akan ada keuntungan yang fix dalam trading. Masyarakat yang ingin menggunakan robot trading hendaknya orang yang sudah memahami mekanisme trading, sehingga mengetahui resikonya.

Skema dan Kasus Robot Trading di Indonesia

Robot trading ada yang memiliki kualitas yang baik dan tidak. Demi mencari robot dengan kualitas yang baik, maka harus mencari robot yang dibuat oleh individu atau team pembuat tersebut yang sudah berpengalaman. Robot trading mampu melakukan backtesting atau uji algoritma pada kondisi pasar yang telah lalu untuk melihat dan menilai performa robot trading. Hasil ini dapat dijadikan gambaran, bukan sebagai patokan performa dari robot tersebut. Semakin baik kualitas robot trading maka akan menguntungkan si pembuat dan bisa menguntungkan pengguna yang lain.

Namun demikian banyak kasus robot trading di Indonesia yang merugikan masyarakat hingga total akumulasi dana terhimpun sebanyak Triliunan Rupiah, karena pada dasarnya iming iming keuntungan besarlah yang diunggulkan oleh mereka para pelaku usaha robot trading ini, dan banyak masyarakat terjebak dalam iming-iming tersebut. Skema yang umum dilakukan oleh mereka adalah menggunakan skema ponzi atau biasa disebut dengan skema piramida dalam MLM, hal ini dilarang dalam UU No 7 Tahun 2014 pada pasal 9 tentang Perdagangan dan UU No 70 Tahun 2019 pada pasal 21 huruf k tentang Permendag Distribusi Barang Langsung, dibuat untuk menghindari adanya kegiatan usaha yang hanya memanfaatkan keikutsertaan anggota baru untuk memperoleh keuntungan dari biaya partisipasi anggota yang baru bergabung. 

Adanya dugaan penipuan yang dilakukan dengan modus merekrut anggota dan calon member baru diminta menyetor sejumlah dana dengan janji memperoleh keuntungan yang berbeda-beda sesuai dengan opsi paket yang ditawarkan. Semakin besar paket yang dipilih semakin besar juga keuntungan yang didapatkan. Sejumlah dana tersebut ditransfer ke rekening yang ditentukan dalam sistem robot trading. Selain itu, untuk mendapatkan keuntungan tambahan member diharuskan mencari calon member baru (member get member) dengan iming-iming keuntungan yang besar. Siklus ini akan terjadi secara terus menerus hingga pada akhirnya baru disadari ketika member atau nasabah sulit untuk melakukan withdrawal sampai akhirnya dana nasabah berkurang secara terus menerus.

Peraturan BAPPEBTI, Kementerian Perdagangan Tentang Robot Trading di Indonesia

Saat ini banyak perusahaan yang menawarkan robot trading tetapi belum adanya aturan resmi dari pemerintah tentang robot trading. Selain itu, banyak pelaku usaha robot trading menawarkan investasi dan transaksi di bidang perdagangan berjangka komoditi yang berpotensi menimbulkan kerugian pada pengguna. BAPPEBTI melihat akan hal-hal ini sebagai kegiatan yang ilegal atau tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam perdagangan berjangka komoditi. Di lain sisi, meski belum diatur dalam peraturan perundangan dalam bidang PBK, dalam praktiknya ada indikasi pialang legal menyetujui adanya penggunaan robot trading tertentu oleh nasabahnya karena dianggap dapat membantu nasabah dalam bertransaksi.

Mengingat dengan perkembangan teknologi saat ini, bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka dalam mengambil keputusan transaksi dapat dengan mudah dibantu oleh teknologi, maka pemerintah melalui BAPPEBTI kementerian Perdagangan telah menerbitkan Peraturan Bappebti (PERBA) no 12 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penyampaian Nasihat Berbasis Teknologi Informasi Berupa Expert Advisor. Dasar dikeluarkannya peraturan ini untuk melindungi kepentingan semua pihak serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang bertransaksi di bidang Perdagangan Berjangka. Namun penggunaan EA ini harus difasilitasi oleh penasihat berjangka yang telah mendapatkan persetujuan dari kepala BAPPEBTI dengan catatan transaksi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sebagai penasihat berjangka. Rekomendasi Penasihat Berjangka tidak diperbolehkan untuk memberikan masukan yang bersifat memaksa.

Kesimpulan Tentang Robot Trading

Saat ini, ditengah ramainya isu robot trading, masyarakat memerlukan edukasi tentang penggunaannya dalam bertransaksi di industri Perdagangan Berjangka Komoditi, karena nyatanya banyak yang masih keliru dan salah kaprah terkait penggunaan dan pemanfaatan robot trading. Robot trading sebagai alat bantu dalam rangka mempermudah melakukan transaksi perdagangan bukan menjadi alat untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Pemasaran robot trading yang diatur dalam peraturan BAPPEBTI masih membutuhkan waktu, karena menurut PERBA No 12 Tahun 2022, nasihat berbasis teknologi informasi yang diberikan penasihat berjangka kepada klien wajib memiliki catatan transaksi dalam kurun waktu selama 5 tahun. Disisi lain pentingnya analisis pasar yang tepat untuk kesuksesan perdagangan dengan melakukan analisis yang baik dan tepat, akan lebih bisa memahami keadaan pasar sehingga strategi yang dilakukan untuk perdagangan berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan keuntungan.

Dari maraknya kasus ini kita belajar bahwa, literasi keuangan masyarakat kita masih rendah. Bermodal janji-janji dengan keuntungan besar instan, masyarakat pun tergiur untuk ikut ke dalam aktivitas atau dunia yang belum mereka pahami akan mekanisme dan resikonya, terlebih dengan kondisi ekonomi yang semakin sulit dikala pandemi membuat masyarakat mencari income/tambahan. Disisi lain robot trading merupakan salah satu alat yang banyak manfaat penggunaannya di dalam mekanisme transaksi. Maka dari itu, harapannya adalah setelah dikeluarkannya PERBA No 12 Tahun 2022 dapat menjadi rujukan masyarakat dalam memilih robot trading yang legal dan telah dapat persetujuan BAPPEBTI nantinya, untuk membantu masyarakat dalam bertransaksi di industri PBK. Dengan catatan, mekanisme serta sistem penjualan dan penawaran robot trading yang sebelumnya banyak memunculkan masalah harus segera direformasi sesuai dengan adanya PERBA yang berlaku.

Jadi untuk sementara ini, saat tulisan ini dibuat, masyarakat belum bisa membeli expert advisor untuk transaksi kontrak berjangka. Sementara harga-harga aset terus bergerak dengan segala peluang dan risikonya. Bagaimana solusi bagi trader pemula untuk dapat bertransaksi dengan lebih konsisten? Salah satu caranya adalah mengoptimalkan demo yang disediakan oleh pialang untuk belajar transaksi. Kenali karakter aset yang akan ditransaksikan. Kemudian bila memungkinkan, mulai belajar menggunakan indikator-indikator yang tersedia pada aplikasi transaksi. Belajar indikator dapat diperoleh dari buku dan tutorial online yang bisa diikuti sebagai sarana belajar. Memang butuh sedikit waktu, tapi demi hasil trading yang baik dan menguntungkan, kenapa tidak?


Demo Akun Trading
PERBA Tentang Robot Trading
PERBA BAPPEBTI No 12 Tahun 2022

Baca juga artikel lainnya : 

Syariah

Murabahah

Derivatif

Sharia

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788