Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 01 Oktober 2025 – Dolar Australia naik 0.09% ke posisi 0.6612. Dolar Australia menguat pada perdagangan Selasa hingga Rabu, dengan pasangan AUDUSD bergerak di kisaran 0,6600 setelah RBA memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 3,6%. Keputusan tersebut sudah sesuai ekspektasi pasar, namun pernyataan bernuansa hawkish dari Gubernur Michele Bullock menegaskan bahwa inflasi masih berada di atas perkiraan, meski tidak berada dalam kondisi berlari liar. Prospek pemangkasan suku bunga pada November kini semakin tipis, membuat AUD mendapat dukungan tambahan. Sementara itu, data domestik menunjukkan PMI manufaktur Australia masih ekspansif meski melambat, ditambah indeks industri AiG yang tetap di area kontraksi, menandakan pemulihan masih rapuh.
Rabu, 01 Oktober 2025 - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus melemah, diperdagangkan di sekitar level USD 62,90 per barel pada sesi Asia. Tekanan jual muncul akibat ekspektasi kenaikan produksi tambahan oleh OPEC+ termasuk Rusia, menyusul dilanjutkannya ekspor minyak dari wilayah Kurdistan Irak. Langkah ini menambah suplai ke pasar yang sudah menghadapi risiko surplus, dengan potensi tambahan pasokan awal mencapai 180.000–190.000 barel per hari menuju pelabuhan Ceyhan, Turki. Pasar kini menanti konfirmasi resmi dari pertemuan OPEC+ akhir pekan ini.
Rabu, 01 Oktober 2025 - Harga emas terus mencatatkan reli dengan menembus rekor baru di kisaran $3,871 per troy ounce, didorong oleh melemahnya data ketenagakerjaan AS yang semakin memperbesar peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (Fed). Data JOLTS menunjukkan tingkat perekrutan turun ke posisi terendah sejak pertengahan 2024, menandakan pasar tenaga kerja mulai melemah. Hal ini membuat pelaku pasar kini hampir sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga pada Oktober dan peluang besar kembali terjadi pada Desember, yang secara fundamental menekan Dolar AS sekaligus mendukung harga emas.
Selasa, 30 September 2025 - Harga minyak mentah mengalami pelemahan setelah sempat menyentuh level tertinggi tujuh minggu di sekitar 66 dolar per barel pada akhir pekan lalu. Sentimen negatif muncul seiring ekspektasi bahwa kelompok produsen OPEC dan sekutunya akan kembali meningkatkan produksi pada pertemuan yang dijadwalkan pada awal Oktober. Rencana kenaikan produksi ini diperkirakan menambah pasokan global di tengah perlambatan permintaan akibat tensi perdagangan Amerika Serikat, sehingga menciptakan kekhawatiran oversupply yang membebani harga minyak.
Selasa, 30 September 2025 – Harga emas naik ke level $ 3832 per troy ons. Harga emas terus mencetak rekor tertinggi baru setelah berhasil menembus level psikologis tiga ribu delapan ratus dolar per troy ons pada sesi perdagangan Asia. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran mengenai potensi penutupan pemerintahan Amerika Serikat yang menimbulkan ketidakpastian fiskal serta mendorong investor untuk beralih pada aset aman. Di sisi lain, data inflasi personal consumption expenditures Amerika Serikat yang dirilis sesuai dengan ekspektasi pasar memperkuat pandangan bahwa bank sentral Amerika Serikat akan tetap melanjutkan kebijakan pemangkasan suku bunga pada pertemuan mendatang. Prospek suku bunga yang lebih rendah membuat biaya peluang untuk menyimpan emas menjadi semakin kecil sehingga mendukung tren kenaikan harga logam mulia tersebut.
Selasa, 30 September 2025 – Mata uang Loonie melemah tipis hingga -0.04% di level 1.3912. USDCAD melemah seiring meningkatnya ketidakpastian politik di Amerika Serikat menjelang potensi penghentian operasional pemerintah atau government shutdown. Kebuntuan anggaran di Kongres menimbulkan risiko tertundanya rilis data penting seperti Nonfarm Payrolls yang sangat berpengaruh bagi arah kebijakan moneter Federal Reserve. Investor semakin berhati hati karena Presiden Donald Trump juga melontarkan ancaman pemangkasan besar besaran tenaga kerja federal, yang dinilai bisa mengganggu belanja konsumen domestik. Selain itu, kebijakan tarif baru hingga seratus persen pada produk farmasi impor serta tarif signifikan terhadap furnitur dan kendaraan menambah kekhawatiran pada outlook perdagangan Amerika Serikat. Tekanan gabungan faktor politik dan perdagangan ini membuat Dolar Amerika Serikat tertekan dan tidak mampu menguat terhadap Dolar Kanada.
29 September 2025 – Euro dibuka di 1.1697 dan melemah -0.27%. Pasangan mata uang Euro terhadap Dolar Amerika Serikat mencatat penguatan setelah publikasi data Personal Consumption Expenditures Amerika Serikat yang sesuai dengan ekspektasi pasar dan tidak memberikan kejutan berarti bagi arah kebijakan moneter. Indeks Dolar Amerika Serikat yang sebelumnya menguat ke level tertinggi sejak awal bulan September akhirnya terkoreksi tipis, sehingga memberikan ruang bagi Euro untuk pulih dari posisi terendah dalam tiga pekan terakhir. Hasil PCE ini menegaskan bahwa tekanan harga masih berada di atas target Federal Reserve, namun laju penurunannya terlihat cukup lambat sehingga mendorong keyakinan pelaku pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat akan kembali mengambil langkah pemangkasan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Senin, 29 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.764 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh pelemahan dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Data inflasi terbaru menunjukkan indeks harga PCE inti AS naik 2,7% yoy pada Agustus, sementara belanja konsumen melambat.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788