Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Terkoreksi, Fokus Pasar Beralih ke Inflasi dan Suku Bunga AS
Harga Emas Terkoreksi, Fokus Pasar Beralih ke Inflasi dan Suku Bunga AS
Thursday, 23 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1609

-0.10%

GBPUSD

1.3355

-0.12%

AUDUSD

0.6486

-0.05%

NZDUSD

0.5736

-0.05%

USDJPY

151.96

0.32%

USDCHF

0.7955

0.30%

USDCAD

1.3992

0.03%

GOLDUD

4110.08

-1.07%

USD/IDR

16612

0.00%

Fokus Emas:

  1. Aksi ambil untung menjelang rilis data inflasi AS
  2. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan dinamika geopolitik global

Kamis, 23 Oktober 2025 – Harga emas turun ke level $4.110 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, melanjutkan tren koreksi setelah reli panjang sebelumnya. Tekanan jual muncul karena investor melakukan aksi ambil untung menjelang rilis data inflasi AS yang akan dirilis Jumat (24/10).

Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) September yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan diperkirakan menunjukkan inflasi inti tetap di 3,1% secara tahunan, mengindikasikan tekanan harga yang masih persisten. Di sisi lain, pasar hampir sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, dengan probabilitas 99% berdasarkan CME FedWatch Tool.

Pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh meningkatnya perhatian terhadap situasi geopolitik global. Pelaku pasar menunggu kepastian pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung pekan depan, serta potensi pertemuan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ketidakpastian terkait arah kebijakan fiskal AS yang masih dibayangi defisit anggaran turut menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi jangka menengah. Dalam kondisi ini, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai, meskipun tekanan jangka pendek dari aksi ambil untung masih membatasi potensi kenaikan.

Emas telah mencatatkan kenaikan sekitar 57% sejak awal tahun, didorong oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan arus masuk kuat ke ETF berbasis emas.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.015 hingga $3.931, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.172 hingga $4.245. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.774, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.402.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:00am

USD

FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

9:00pm

USD

Existing Home Sales

-

4.06M

4.00M

Tentative

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:25pm

USD

FOMC Member Barr Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

78B

80B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788