Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Selasa, 16 November 2021 - GBPUSD tetap tertekan menuju ambang 1.3400 pagi ini, karena pesimisme seputar Brexit dan kondisi pandemi Inggris yang bergabung dengan kecemasan data pra-pekerjaan. Di balik itu, pasangan masih mengabaikan komentar hawkish dari Gubernur Bank of England (BOE) Andrew Bailey. Setelah sebelumnya mengatakan bahwa tujuan mereka tetap untuk mencapai solusi konsensual pada protokol Irlandia Utara, PM Johnson menyebutkan bahwa kesepakatan dengan Uni Eropa (UE) masih memungkinkan. Pembicaraan intensif Brexit sedang berlangsung di balik obrolan terbaru seputar kesiapan Inggris untuk memicu Pasal 16, klausa kunci untuk secara sepihak menghindari kepatuhan Brexit atas perbatasan Irlandia Utara (NI). Di tempat lain, Gubernur BOE Bailey juga menyampaikan, bahwa semua pertemuan kebijakan BoE di masa depan akan berkutat pada diskusi untuk kenaikan suku bunga.
Selasa, 16 November 2021 - Kenaikan harga emas tertahan di zona $1860, dengan kenaikan yang tertahan tersebut disebabkan oleh USD dan tingkat imbal hasil obligasi AS yang naik sehingga membuat aset emas sedikit kurang menarik dibandingkan aset-aset lainnya.
Selasa, 16 November 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish setelah tiga produsen utama OPEC+ menyatakan akan tetap mempertahankan kebijakan produksinya. Meski demikian, potensi meningkatnya pasokan minyak dari AS serta rebound kasus Covid-19 di Eropa dan China menjadi katalis negatif yang membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Monday, 15 November 2021
Publication
Senin, 15 November 2021 - NZDUSD terpantau berjuang untuk lanjutkan kinerja optimis hari Jumat lalu, bergerak ke 0.7040 setelah dua penurunan mingguan berturut-turut. Meski begitu, pasangan Kiwi masih tertahan di sisi atas sesi sebelumnya dan mencerna data China untuk dorongan pagi hari ini. Penjualan Ritel Oktober China YoY, tiba di 4.9% vs 3.5% yang diharapkan dan 4.4% sebelumnya sementara Output Industri YoY yang dirilis di 3.5% vs 3.1% sebelumnya. Sementara itu, Investasi Aset Tetap YoY dirilis di 6.1% vs 6.2% yang diharapkan. Selain itu, katalis campuran mengenai inflasi AS dan ekonomi dalam negeri yang suram juga menantang para pedagang NZDUSD akhir-akhir ini. Indikator Business NZ PSI Selandia Baru untuk bulan Oktober turun dari 46.9 menjadi 44.6 sementara Kedatangan Pengunjung untuk bulan September turun dari -44.0% menjadi -58.1% YoY di bulan September.
Senin, 15 November 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau masih melanjutkan tren bearish sejak penutupan pekan kemarin dibebani oleh desakan agar AS segera melepas Cadangan Minyak Strategis serta potensi peningkatan pasokan minyak dari AS.
Monday, 15 November 2021
Publication
Senin, 15 November 2021 - Harga emas lanjut menguat hingga masuki zona $1860 pagi ini, dengan kenaikan harga emas tersebut terjadi akibat aset emas yang biasanya merupakan aset perlindungan terhadap inflasi terpengaruh oleh data CPI AS yang mengalami percepatan pertumbuhan pada rilis data pekan lalu.
Jumat, 12 November 2021 - USDJPY pagi ini memperpanjang reli kemarin yang dipimpin oleh respon pasar terhadap inflasi AS untuk diperdagangkan di sekitar 114.00. Sebelumnya, pasangan pada hari Kamis melonjak di belakang imbal hasil Treasury AS yang sekarang berubah menjadi konsolidatif setelah inflasi konsumen tahunan di AS meningkat ke level tertinggi tiga dekade di 6.2% pada Oktober. Hasilnya meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga sebelumnya oleh Federal Reserve - dan mendorong imbal hasil Treasury AS ke kenaikan tertinggi dalam tujuh minggu. Selain itu, di tengah Pembuat Kebijakan Fed yang ragu-ragu, ditambah dengan suasana risk-on yang ringan di pasar yang relatif tenang, USDJPY tampaknya terus didukung dan akan terus mendapatkan dorongan dari petunjuk kenaikan suku bunga AS dan berita yang berkembang dari dalam negeri dan penjuru lain.
Jumat, 12 November 2021 - Penegasan sikap OPEC+ untuk mempertahankan kebijakan produksinya memberikan dukungan pada harga minyak. Meski demikian, peningkatan inflasi di AS yang turut mendorong kenaikan kurs dolar AS, membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788