| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.14520 | -0.14% |
GBPUSD | 1.33710 | -0.13% |
AUDUSD | 0.72970 | -0.25% |
NZDUSD | 0.70160 | -0.27% |
USDJPY | 114.050 | 0.18% |
USDCHF | 0.92040 | 0.22% |
USDCAD | 1.25770 | 0.14% |
GOLDUD | 1861.610 | -0.20% |
USD/IDR | 14255 | 0.04% |
Fokus USDJPY:
Jumat, 12 November 2021 - USDJPY pagi ini memperpanjang reli kemarin yang dipimpin oleh respon pasar terhadap inflasi AS untuk diperdagangkan di sekitar 114.00. Sebelumnya, pasangan pada hari Kamis melonjak di belakang imbal hasil Treasury AS yang sekarang berubah menjadi konsolidatif setelah inflasi konsumen tahunan di AS meningkat ke level tertinggi tiga dekade di 6.2% pada Oktober. Hasilnya meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga sebelumnya oleh Federal Reserve - dan mendorong imbal hasil Treasury AS ke kenaikan tertinggi dalam tujuh minggu. Selain itu, di tengah Pembuat Kebijakan Fed yang ragu-ragu, ditambah dengan suasana risk-on yang ringan di pasar yang relatif tenang, USDJPY tampaknya terus didukung dan akan terus mendapatkan dorongan dari petunjuk kenaikan suku bunga AS dan berita yang berkembang dari dalam negeri dan penjuru lain.
Sebelumnya, inflasi grosir di Jepang mencapai level tertinggi empat dekade di bulan Oktober karena kenaikan harga komoditas dan hambatan pasokan, menurut data pemerintah. Namun, pembuat kebijakan Bank of Japan (BoJ) mengulangi, telah mengakui tekanan inflasi yang timbul dari harga energi yang lebih tinggi. Mereka percaya bahwa itu bersifat moderat dan pelonggaran moneter harus dipertahankan, menurut risalah rapat kebijakan BOJ Oktober. Sementara itu, selain berita paket stimulus Jepang senilai lebih dari 30 triliun Yen ($265 miliar), Evergrande China juga menjadi berita utama akhir-akhir ini - yang sekali lagi telah mencapai tenggat waktu untuk membayar bunga jatuh tempo pada tiga obligasi Dolar AS sebelum masa tenggang mereka berakhir.
Pada saat penulisan, USDJPY bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 114.000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 114.300. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 114.500 dan support terjauhnya di 113.700.
AUDUSD - AUDUSD mempertahankan bias bearish di sekitar terendah tiga minggu yang baru-baru ini melintas di dekat 0.7285 pada awal sesi hari ini di Asia. Pasangan Aussie turun selama tiga hari terakhir karena angka negatif pekerjaan Australia yang mengejutkan mendukung penurunan terbaru pasangan ini di tengah perkasanya USD. Yang juga menekan pasangan adalah obrolan tentang kemungkinan perpecahan kebijakan moneter antara Reserve Bank of Australia (RBA) dan Federal Reserve AS (Fed), serta kesepakatan fase 1 AS-China dan Evergrande. Meski begitu, kalender ringan di sesi Asia dapat memungkinkan penjual pasangan untuk mengambil nafas di sekitar terendah multi-hari kecuali katalis risiko yang ada menunjukkan isu negatif baru. Di sisi data, Sentimen Konsumen Michigan AS untuk November akan dilacak jadi sinyal tambahan dari isu kenaikan suku bunga Fed. Pada saat penulisan, AUDUSD bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.72600 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.73200.
EURUSD - EURUSD masih menderita dari lonjakan Dolar AS masih merespon data inflasi AS sebelumnya. Sementara itu, tema dovish Bank Sentral Eropa kemungkinan besar masih melumpuhkan Euro. Terbaru, Roberts Holzmann dari ECB mengatakan QE bisa berakhir pada musim gugur mendatang dan memberi tip strategi keluar untuk bank sentral. Namun, para ahli berpikir bahwa sikap internal ECB masih ragu-ragu atas pernyataan yang hawkish. Di sisi lain, meskipun Komisi Eropa (EC) memperbarui Proyeksi Makroekonomi dan sekarang menilai kawasan Eropa berkembang 5% tahun ini dan 4.3% pada 2022; dari sisi inflasi, harga terlihat naik 2.4% tahun ini dan 2.2% di tahun berikutnya. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.14200 dan resistance di 1.14700.
GBPUSD - GBPUSD sekali lagi mendekati level terendah tahun 2021. Kombinasi data domestik dan gejolak politik, ditambah dengan perbedaan antara sikap Federal Reserve dengan Bank of England membebani pasangan. Di sisi domestik, ekonomi Inggris kehilangan tenaga pasca data yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh sebesar 0.6% pada bulan September. Namun, perkiraan untuk bulan-bulan sebelumnya direvisi lebih rendah, membuat pertumbuhan masih lebih kecil dari Februari 2020. Dari bank sentral, masih banyak anggota MPC yang telah menganjurkan kenaikan suku bunga, cenderung mengecewakan pasar. Di sisi lain, investor masih khawatir tentang konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkan oleh perselisihan pasca-Brexit antara Inggris dan Uni Eropa mengenai perdagangan dengan Irlandia Utara. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.33300 dan resistance di 1.34000.
NZDUSD - NZDUSD mengakhiri hari untuk turun cukup substansial di sekitar 0.7020. Di balik itu semua masih ada tekanan dari Dolar AS yang tetap di atas karena pasar terus bertaruh pada rilis data inflasi AS yang mengejutkan Rabu kemarin. Selain itu, Kiwi juga ikut terseret lebih rendah karena data pekerjaan Aussie yang mengejutkan lebih lemah yang dirilis kemarin. Namun, secara keseluruhan di Asia Pasifik, beberapa pengamat akan mencatat bahwa data belum dapat sepenuhnya menghalangi pembukaan penguncian, jadi ini mungkin tidak mencerminkan gambaran sebenarnya dari kesehatan pasar kerja. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69800 dan resistance di 0.70400.
USDCAD - USDCAD masih fluktuatif di sekitar level awal Oktober di dekat 1.2580-90 selama sesi Asia hari Jumat ini. Pasangan CAD cenderung menyegarkan puncak multi-hari pada hari sebelumnya meskipun hari libur perbankan di Kanada dan pergerakan pasar AS yang terbatas. Di balik itu, alasannya dapat dikaitkan dengan kenaikan berkelanjutan USD di belakang obrolan yang jadi fokus bersama - yaiitu kenaikan suku bunga Fed. Di sisi lain, harga minyak yang diperhatikan oleh CAD tersendiri, masih loyo merespon pembicaraan tentang AS yang merilis Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk memerangi krisis energi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25700 dan resistance di 1.26100.
USDCHF - USDCHF diperdagangkan dengan kekuatan baru di sekitar 0.9220, masih memanfaatkan dukungan dari Dolar AS yang kuat pasca rebound ke level tertinggi sejak Juli 2020. Setelah kejutan IHK terbaru, pedagang kini mencerna data inflasi, menyalakan kembali USD dan menjadi katalis utama kenaikan pasangan. Perlu dicatat di sisi lain, toleransi Swiss National Bank (SNB) untuk kekuatan mata uang membuat investor mengandalkan stabilitas CHF sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian pasar. Analis percaya bahwa pembuat kebijakan Swiss akan mempertahankan pendekatan lepas tangan mereka mengenai apresiasi mata uang, karena ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral lain dapat membatasi tekanan ke atas pada CHF, setidaknya dalam melawan USD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91600 dan resistance di 0.92000.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
22:00 | US - JOLTS Job Openings | - | 10.02M | 10.44M | |||||
22:00 | US - Prelim UoM Consumer Sentiment | - | 72.5 | 71.7 | |||||
Tentative | US - Treasury Currency Report | - | - | - | |||||