Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Friday, 12 November 2021
Publication
Jumat, 12 November 2021 - Harga emas bergerak konsolidasi di atas zona $1850 sejak sesi perdagangan semalam ketika pasar AS libur sebagian. Naiknya nilai USD juga menjadi penyebab lainnya harga emas kesulitan menguat pada sesi perdagangan kemarin.
Thursday, 11 November 2021
Publication
Selasa, 11 November 2021 - Harga minyak tertekan tajam setelah harganya sempat menyentuh zona Rp 1.200.000/barel. Koreksi harga minyak terjadi setelah rilis data inflasi AS yang memberikan dorongan pada USD sehingga membuat minyak mentah yang biasanya didenominasi dalam USD menjadi lebih mahal bagi mata uang lainnya.
Thursday, 11 November 2021
Publication
Kamis, 11 November 2021 - Harga emas bergerak naik dan berkonsolidasi di atas zona $1840, di saat yang bersamaan nilai USD juga ikut menguat akibat rilis dari data inflasi AS yang cukup baik dan melampaui perkiraan ekonom.
Kamis, 11 November 2021 - AUDUSD menandai penurunan berarti pagi ini untuk sekali lagi menyegarkan terendah satu bulan di sekitar 0.7315, turun untuk hari ketiga berturut-turut, merespon rilis angka pekerjaan Australia terbaru - menyusul pukulan yang dipimpin oleh data inflasi AS. Namun, hari libur bank AS membatasi pergerakan pasar akhir-akhir ini. Terbaru dirilis, Perubahan Ketenagakerjaan Australia menentang perkiraan +50.0 ribu dengan rilis -46.3 ribu, versus -138 ribu sebelumnya, sedangkan Tingkat Pengangguran naik melewati 4.6% pembacaan sebelumnya dan konsensus pasar 4.7% menjadi 5.2% di Oktober. Selain itu, Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia untuk November melonjak ke angka 4.6%. Mengingat laporan pekerjaan Aussie memungkinkan bank sentral (RBA) untuk mengulangi ekspektasi kenaikan suku bunga, tekanan terhadap pasangan dinilai akan berlangsung cukup konsisten.
Rabu, 10 November 2021 - USDCAD tetap tertekan di sekitar 1.2440, baru-baru ini belum bisa absen dari tren turun empat harinya. Di balik itu, pasangan Loonie mendukung kinerja optimis dari produk ekspor utama Kanada, yaitu minyak mentah WTI, sambil sedikit memperhatikan komentar terbaru dari Gubernur Bank of Canada (BOC) Tiff Mecklem dini hari tadi. Harga minyak mentah WTI mengambil tawaran sekitar $83.50, level tertinggi dalam seminggu. Minyak baru-baru ini mendukung angka perubahan inventaris minyak yang optimis dari American Petroleum Institute (API). Juga mendukung penurunan adalah komentar dari Gedung Putih dan Dolar AS yang lebih lemah. Dolar AS secara luas melacak imbal hasil Treasury AS 10-tahun di tengah sikap terburu-buru pasar untuk mendekati aset safe-haven dan keragu-raguan atas langkah Fed selanjutnya.
Rabu, 10 November 2021 - Penurunan stok minyak AS dalam sepekan serta ditambah dengan ekspektasi kenaikan permintaan minyak pada tahun depan memberikan dukungan pada harga minyak. Meski demikian, proyeksi bernada negatif dari EIA akan ancaman kelebihan pasokan, membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Rabu, 10 November 2021 - Harga emas sedikit mengalami tahanan kenaikan di zona $1830 dengan nilai USD yang masih melemah dan biasanya membuat aset emas relatif diminati. Fokus perdagangan akan tertuju pada data inflasi AS yang dapat menjadi penentu arah harga emas dan USD.
Selasa, 09 November 2021 - EURUSD ragu-ragu naik untuk hari kedua berturut-turut pagi ini, diperdagangkan konsolidatif di dekat 1.16 pada saat penulisan. Sentimen pasar yang positif masih terlihat dari kinerja beberapa aset sensitif risiko di sekitar pasar keuangan. Dalam sepekan terakhir, tiga bank sentral muncul ke publik dengan membawa kebijakan moneter. Mereka semua mendukung kembali suku bunga yang lebih tinggi, sejalan dengan apa yang diinisiasi oleh Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde beberapa pekan lalu. Terbaru dari dalam negeri, Philip Lane, Kepala Ekonom ECB, mengatakan bahwa kemacetan pasokan dan harga energi yang lebih tinggi masih jadi risiko utama inflasi dan pemulihan ekonomi. Sementara ke depannya, kalender ekonomi Eropa akan menampilkan indikator Survei Zew pada hari Selasa, dan beberapa pidato anggota ECB - seperti Presiden ECB Christine Lagarde dan juga Isabel Schnabel.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788