Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 27 Januari 2026 – Memasuki perdagangan 28 Januari 2026, pasar sawit diperkirakan akan mempertahankan tren harga yang relatif kuat, bahkan dengan potensi peningkatan tipis di beberapa segmen. Faktor global seperti permintaan minyak nabati yang stabil dan dorongan kebijakan biofuel diperkirakan tetap memberi dukungan terhadap harga CPO, sehingga secara tidak langsung menguatkan harga TBS di tingkat petani.
Wednesday, 28 January 2026
Publication
Rabu, 28 Januari 2026 – Harga emas naik pada level US$5.181 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, mencatatkan level tertinggi baru seiring berlanjutnya ketidakpastian global.
Selasa, 27 Januari 2026 – Harga emas naik pada level US$5.035 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya minat terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan global.
Selasa, 27 Januari 2026 - USDCAD dibuka di 1.3707 dan naik 0.09%. Mata uang ini berada di bawah tekanan berkelanjutan seiring melemahnya dolar AS secara luas dan meningkatnya dukungan fundamental terhadap dolar Kanada. Greenback tercatat turun untuk hari keenam berturut-turut, mendekati level terendah enam bulan, di tengah kombinasi sentimen negatif mulai dari spekulasi intervensi valas AS–Jepang, kekhawatiran independensi Federal Reserve, hingga risiko penutupan sebagian pemerintahan AS. Pasar semakin menerapkan “governance discount” terhadap dolar, di mana tekanan politik terhadap The Fed dan spekulasi mengenai pengganti Jerome Powell memicu ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan terpolitisasi ke depan. Kondisi ini membuat investor cenderung menghindari posisi long USD, termasuk terhadap mata uang komoditas seperti CAD.
Selasa, 27 Januari 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari sinyal konflik dagang baru antara AS dengan Korea Selatan, dan potensi tambahan pasokan Rusia ke pasar. Meski demikian, isyarat OPEC+ untuk menahan peningkatan produksi, dan ancaman badai musim dingin Fern di AS menjadi katalis positif yang berpotensi mendukung harga kembali menguat.
Selasa, 27 Januari 2026 – Melihat dinamika pasar saat ini, tren harga CPO diperkirakan masih stabil dan cenderung menguat pada perdagangan 27 Januari 2026, didukung oleh permintaan minyak nabati global serta optimisme dari kebijakan energi terbarukan, khususnya pada biodiesel dan mandate biofuel yang terus memberi sentimen positif kepada harga minyak sawit. Secara teknikal, indikasi pasar diperkirakan akan mempertahankan level harga yang solid sepanjang awal minggu ini.
Senin, 26 Januari 2026 – Yen Jepang menguat terhadap dolar AS, dengan USDJPY dibuka di 154.63 dan turun -0.28%. USD/JPY berada di bawah tekanan tajam setelah yen Jepang menguat signifikan di tengah meningkatnya spekulasi intervensi otoritas Jepang untuk menahan pelemahan mata uang. Pasangan ini sempat turun ke area 154,2-154,8, level terendah sejak pertengahan Desember, setelah laporan pasar menyebutkan Federal Reserve Bank of New York menghubungi sejumlah institusi keuangan untuk menanyakan pergerakan nilai tukar yen. Langkah tersebut, meski tidak dikonfirmasi secara resmi sebagai “rate check”, dipersepsikan pasar sebagai sinyal koordinasi kebijakan antara AS dan Jepang. Pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menegaskan kesiapan pemerintah mengambil langkah terhadap pergerakan nilai tukar yang “spekulatif dan tidak normal” semakin memperkuat ekspektasi bahwa intervensi langsung dapat dilakukan apabila volatilitas berlanjut.
Senin, 26 Januari 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari potensi tambahan pasokan minyak Libya dan kembali pulihnya pasokan minyak Kazakhstan. Selain itu, ancaman konflik dagang baru antara AS dengan Kanada serta China, dan sinyal meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788