Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 21 Januari 2026 – Loonie dibuka di 1.3840 dan turun -0.12%. Mata uang Loonie berada di bawah tekanan dan mendekati level terendah dua pekan terakhir seiring melemahnya Dolar AS secara luas, yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali mengancam tarif terhadap delapan negara Eropa, sebagai alat tekanan untuk ambisi pengambilalihan Greenland, mengguncang kepercayaan pasar terhadap aset AS. Situasi ini memicu kembali narasi “Sell America”, di mana investor global mulai mengurangi eksposur terhadap dolar, saham AS, dan obligasi pemerintah. Kekhawatiran semakin meningkat karena kebijakan tarif tersebut kini berada dalam pengawasan Mahkamah Agung AS, menciptakan ketidakpastian hukum yang memperburuk sentimen terhadap Greenback.
Rabu, 21 Januari 2026 – Melihat dari data hari ini dan tren global, pasar CPO diperkirakan masih akan berkonsolidasi pada level yang relatif kuat, dengan potensi sedikit penguatan harga lagi jika permintaan ekspor tetap solid dan stok global tetap terkendali. Sementara itu, harga TBS di tingkat petani akan terus dipengaruhi oleh permintaan pabrik serta efektivitas rantai pasok di fase panen.
Selasa, 20 Januari 2026 - Harga minyak terpantau masih bergerak pada tren bullish didukung oleh sinyal eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina. Meski demikian, potensi konflik baru antara AS dengan Eropa terkait keinginan Trump membeli Greenland membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Selasa, 20 Januari 2026 – Dolar Australia dibuka di 0.6706 dan menguat 0.13%. AUD/USD bergerak menguat seiring melemahnya Dolar AS di awal pekan, di tengah rendahnya likuiditas akibat libur panjang di Amerika Serikat. Pelemahan Dolar dipicu meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump kembali memanaskan tensi perdagangan dengan Uni Eropa dan Inggris melalui ancaman tarif baru. Sentimen risiko global cenderung berhati-hati, namun justru membebani Dolar sebagai mata uang safe haven, seiring kekhawatiran bahwa konflik dagang yang meluas dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi AS itu sendiri. Penurunan Indeks Dolar AS (DXY) ke kisaran 99,20 mencerminkan berkurangnya minat pasar terhadap Greenback dalam jangka pendek.
Selasa, 20 Januari 2026 – Harga Crude Palm Oil (CPO) secara umum masih berada di level tinggi dan bergerak menguat di pasar domestik, sementara harga Tandan Buah Segar (TBS) di beberapa wilayah strategis mengalami tren kenaikan, mencerminkan dinamika pasar yang solid di tengah tantangan global.
Senin, 19 Januari 2026 – Harga emas dibuka melesat pada level US$4.649 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini. Penguatan ini dipicu meningkatnya ketidakpastian global menyusul eskalasi ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa.
Senin, 19 Januari 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh sentimen dari tindakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa di Iran yang terus berlanjut dan memicu kekhawatiran akan mendorong eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah yang dapat mengganggu pasokan.
Senin, 19 Januari 2026 – Euro dibuka di 1.1580 dan menguat 0.49%. EUR/USD bergerak menguat terbatas setelah mengalami tekanan selama empat hari perdagangan berturut-turut, dengan pasangan ini diperdagangkan di kisaran 1,1630 pada awal sesi Asia. Penguatan ini lebih mencerminkan aksi koreksi jangka pendek ketimbang perubahan sentimen yang bersifat struktural. Minat terhadap aset safe haven masih relatif tinggi seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, khususnya terkait isu hubungan Amerika Serikat dan Greenland. Ketegangan ini memicu kehati-hatian pelaku pasar dan membatasi ruang apresiasi Euro, meskipun terjadi rebound teknikal setelah penurunan sebelumnya.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788