Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 26 Maret 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6301. Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) setelah pasar merespons data inflasi dan kebijakan fiskal Australia. Indeks Harga Konsumen (CPI) Australia naik 2,4% YoY di Februari, sedikit lebih rendah dari ekspektasi 2,5%, namun tetap menunjukkan inflasi yang moderat. Selain itu, Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers mengumumkan anggaran 2025/26 dengan pemangkasan pajak sebesar A$17,1 miliar dalam dua tahap serta proyeksi pertumbuhan ekonomi 2,25% di 2026. Investor juga optimis bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat setelah pemangkasan pertama dalam empat tahun pada
Rabu, 26 Maret 2025 – Harga emas naik ke level $3.016 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, didukung oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS serta prospek pemotongan suku bunga The Fed.
Selasa, 25 Maret 2025 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0799. Kinerja pasangan mata uang Euro mengalami sedikit penurunan setelah data ekonomi terbaru menunjukkan ketidakpastian pasar. Investor awalnya mendapatkan optimisme setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan pengecualian tarif yang sebelumnya dianggap tidak terhindarkan. Namun, data ekonomi terbaru membebani sentimen pasar, terutama setelah rilis Purchasing Managers Index (PMI) yang menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut. Data manufaktur di kawasan Euro menunjukkan perbaikan, tetapi masih dalam zona kontraksi, sementara sektor jasa mengalami penurunan yang lebih dalam dari perkiraan. Hal ini m
Selasa, 25 Maret 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari OPEC+ yang kemungkinan tetap melanjutkan rencana kenaikan pasokan pada bulan Mei, dan sinyal positif kemajuan dalam pembicaraan antara Rusia dengan AS. Meksi demikian, pengetatan pasokan Venezuela dan proyeksi terbaru Goldman Sachs berpotensi mendorong minyak kembali menguat.
Selasa, 25 Maret 2025 – Harga emas melemah ke level $3.015 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, tertekan oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran pasar terkait kebijakan tarif serta sikap hati-hati Federal Reserve terhadap pemangkasan suku bunga.
Senin, 24 Maret 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari rencana peningkatan produksi Irak, dan peringatan China akan meningkatnya ketidakstabilan ekonomi. Meski demikian, eskalasi tensi geopolitik di Ukraina dan Gaza membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Senin, 24 Maret 2025 – Mata uang Loonie naik ke zona 1.4342. Pasangan mata uang Loonie naik didorong oleh penguatan Dolar AS yang mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang tetap ketat. Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa inflasi akibat tarif bersifat sementara, namun ketidakpastian ekonomi meningkat. Selain itu, meningkatnya ketegangan perdagangan global akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump mendorong permintaan aset safe-haven seperti USD. Data manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan juga meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Senin, 24 Maret 2025 – Harga emas turun ke level $3.026 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, tertekan oleh ekspektasi kebijakan tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump, meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, serta optimisme perundingan Ukraina-AS.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788