Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Jumat, 21 Maret 2025 – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2958. Penurunan kinerja Poundsterling dikaitkan dengan katalis penguatan yang terjadi pada kinerja mata uang USD. Dolar AS terus menguat setelah Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga di 4,25%-4,50% dan tetap pada proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Meskipun pasar mulai memperhitungkan potensi pelonggaran moneter, pandangan hawkish Fed tetap mendukung dolar. Selain itu, data ekonomi AS yang relatif kuat, seperti klaim pengangguran awal yang tetap stabil di 223K dan tekanan inflasi yang masih tinggi, memperkuat posisi greenback. Ketidakpastian terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump juga menciptakan permintaan untuk aset safe-haven, yang turut menopang dolar AS dalam jangka pendek.
Jumat, 21 Maret 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini laju pergerakan harga minyak menguat mendekati level $70 per barel didukung oleh pengumuman rencana pemangkasan baru OPEC+, dan kembali memudarnya harapan gencatan senjata antara Rusia dengan Ukraina. Meski demikian, sinyal eskalasi tensi antara AS dengan China membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Jumat, 21 Maret 2025 – Harga emas bergerak turun namun bertahan di level $3.045 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, mencerminkan dukungan dari ekspektasi pemangkasan suku bunga AS serta meningkatnya permintaan safe haven akibat ketidakpastian global.
Kamis, 20 Maret 2025 – Harga emas melesat ke $3.047 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, didorong oleh sinyal dovish dari The Fed serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik global yang mendorong permintaan terhadap aset safe haven.
Kamis, 20 Maret 2025 – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 148.25. Penurunan kinerja mata uang USDJPY disebabkan oleh kinerja mata uang Yen Jepang (JPY) menguat setelah Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga di kisaran 0,40%-0,50% dan mengisyaratkan kesiapan untuk menyesuaikan kebijakan jika inflasi bergerak menuju target 2%. Meskipun BoJ tetap berhati-hati dalam prospek ekonominya, pasar mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Data ekonomi Jepang menunjukkan pemulihan moderat, dengan surplus neraca perdagangan yang meningkat, tetapi sentimen bisnis tetap lemah karena ketidakpastian kebijakan perdagangan AS dan perlambatan ekonomi China. Jika risiko global meningkat, JPY dapat terus m
Kamis, 20 Maret 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau menguat dipicu oleh sinyal eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu kestabilan pasokan minyak dari wilayah tersebut. Meski demikian, ekspektasi akan segera berakhirnya perang Ukraina, dan laporan stok terbaru EIA membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Rabu, 19 Maret 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish mendekati level $67 per barel dipicu oleh harapan akan tercapainya kesepakatan damai permanen yang mengakhiri perang Ukraina. Selain itu, isyarat perang dagang yang menguat dan laporan stok API turut membatasi pergerakan harga.
Rabu, 19 Maret 2025 – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2994. Kenaikan pada performa pasangan mata uang Poundsterling terdukung akibat pelemahan yang terjadi pada mata uang USD. Dolar AS melemah menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada Rabu, didukung oleh imbal hasil obligasi AS yang bertahan di level tinggi. Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 103,40, sementara imbal hasil obligasi Treasury 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di 4,04% dan 4,29%. Namun, tekanan tetap ada pada Dolar akibat data ekonomi yang lemah dan ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump, termasuk ancaman tarif baru yang dapat memicu ketidakstabilan ekonomi. Investor menunggu pandangan terbaru Fed mengenai arah kebijakan suku bunga, yang bisa menentukan pergerakan USD dalam jangka pendek.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788