Senin, 01 Maret 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish di kisaran harga IDR 879,000 - 894,000 per barel, didukung oleh sentimen positif dari disahkannya UU stimulus oleh DPR AS serta disetujuinya penggunaan vaksin Johnson & Johnson (J&J) oleh panel penasihat otoritas AS, yang memberikan harapan akan kembali menguatnya kondisi perekonomian serta permintaan bahan bakar.
Senin, 01 Maret 2021 - Harga emas anjlok dan masuki zona $1700 lebih dalam pada sesi perdagangan Jumat lalu. Tekanan yang signifikan dirasakan pada harga emas didorong oleh kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS.
Senin, 01 Maret 2021 - Pagi ini pasangan Kiwi sedang mengupayakan reboundnya setelah merosot sangat tajam, penurunan terdalam sejak Maret 2020 di tengah kombinasi kekuatan kokoh di sekitar USD dan Gubernur RBNZ Orr yang sekali lagi belum dapat mengoreksi bias dovishnya.
The increase in silver prices in the second month of 2021, attracted enough attention from the commodity market. What is the cause behind the increase? What is its potential as an investment asset? Find out more in THE SOURCE Issue 14.
Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa COVID-19 yang pada awal penyebarannya disebut coronavirus disease sebagai pandemi global pertama sejak wabah H1N1 atau flu babi pada tahun 2009 silam
Jika ditanya apa yang menggerakan harga komoditas, tentunya semua akan setuju bahwa itu semua akan kembali ke hukum pasar yakni supply and demand (permintaan dan penawaran). Lantas, untuk komoditi minyak mentah sendiri apa yang dapat mempengaruhi faktor supply and demand tersebut?
Volatilitas si Emas Hitam (minyak mentah) melonjak di bulan April ini. Tak tanggung-tanggung, di awal kuartal kedua 2020 harga minyak mentah dunia pun anjlok tajam hingga mencapai level terendahnya sepanjang sejarah.